Dokter Spesialis Sepi Pelamar

155
LOWONGAN CPNS: Sejumlah pelamar saat melakukan registrasi di IAIN Salatiga. (Ist)

RADARSEMARANG.ID, KENDAL – Hari terakhir pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Kendal masih menyisakan 10 formasi yang sepi pendaftar. 10 tersebut yakni  untuk formasi dokter spesialis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Soewondo.

10 formasi dokter spesialis di RSUD dr Soewondo yang masih kosong pelamar yakni, dokter spesialis bedah mulut, spesialis anak, dokter ortopedi dan traumatologi dan dokter spesialis gigi anak. Selain itu dokter spesialis paru, dokter spesialis patologi dan anatomi.

Empat lainnya yakni dokter spesialis bedah digestif, dokter sub spesialis jantung dan pembuluh darah, medik veteriner serta. Dan yang terakhir yakni ahli pengelolaan sistem dan jaringan komputer.

Kepala Bidang Perencanaan, Pengangkatan dan Mutasi (PPM) Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kendal, Rizqa Chandra mengatakan  10 formasi ada beberapa yang minim pendaftar bahkan ada formasi yang tidak ada pendaftarnya sama sekali.

Formasi yang tidak ada pendaftarannya yakni di formasi dokter spesialis penyakit dalam seperti spesialis sub spesialis jantung dan dokter spesialis digestif. “Tahun ini adalah tahun kedua pada seleksi CPNS untuk dokter spesialis di RSUD. Tapi tidak ada perubahan. Pendaftaran CPNS 2018 lalu juga tidak ada pendaftar, tahun ini masih sama kondisinya,” katanya, kemarin (26/11).

Diakuinya, jika tahun lalu untuk 10 formasi dokter spesialis tersebut ada kendala dalam batasan umur. Yakni maksimal  umur 35 tahun pada saat pendaftaran. “Tahun ini sudah ada perubahan, sesuai keputusan presiden (Keppres) nomor 17 tahun 2019 batasan umur maksimal 40 tahun, tapi masih sepi pendaftar,” tandasnya.

Ia menduga, sepinya pendaftar lantaran para dokter spesialis lebih memilih untuk melamar formasi CPNS di kawasan perkotaan. Sehingga rumah sakit daerah kurang diminati lantaran prospeknya dianggap kurang bagus.

Dari hasil rekapitulasi, jumlah pelamar CPNS yang sudah mendaftar yakni dari 285 formasi telah ada 5541 pelamar. Dari jumlah pendaftar tersebut yang sudah melakukan submit (mengunggah berkas dan melamar)  sebanyak 5281 orang.  Pendaftaran sendiri berakhir Selasa (26/11) pukul 23.11.

Dari jumlah 5821 pelamar, terbanyak adalah formasi Guru yakni sebanyak 2.698 orang dari 154 formasi guru yang tersedia. Selanjutnya formasi tenaga medis atau perawat sebanyak 107 formasi jumlah pendaftar ada sebanyak 1.209 orang. Sisanya, yakni tenaga teknis 24 formasi dengan pendaftar sebanyak 921 formasi. (bud/bas)