alexametrics

Salurkan Bantuan RTLH

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, KENDAL – Laznas Baitulmaal Muamalat (BMM) bersama Bank Muamalat dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kendal memberikan bantuan bedah rumah. Bantuan ini merupakan salah satu program Rumah Berkah Muamalat (RBM) terhadap Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).

Bantuan diberikan kepada M Asrori Fahrudin, Warga Kampung Pesantren, Desa Krajan Kulon, Kecamatan Kaliwungu. Bantuan ini merupakan yang pertama dilakukan di wilayah Jateng. “Harapannya, kedepan acara Bank Muamalat bersama BMM bisa memberikan lebih banyak lagi bantuan bedah RTLH di Kendal, maupun Jawa Tengah umumnya,” kata Kepala Cabang Bank Muamalat Semarang, Anshar, kemarin (1/11).

Kepala Devisi Penghimpunan dan Perwakilan Wilayah BMM, Galeh Pujonegoro mengatakan secara nasional program RBM ini sudah banyak RTLH yang mendapatkan bantuan. Salah satunya yang banyak adalah di Sukabumi, Jabar ada 30 unit RTLH dibangun. Selain itu di Banten, ada 21 RTLH yang dibangun.

Baca juga:  Liga Santri Kendal Dimulai, Rebutkan Tiket ke Piala KASAD 2022

Ada beberapa kriteria penilaian RTLH yang menurut Galeh bisa mendapatkan bantuan. Yakni rumah tidak sehat sesuai standar Peraturan Mentri Kesehatan (Permenkes). Selain itu, pemiliknya harus masuk kategori kaum dhuafa atau miksin dan status kepemilikan tanah hak milik sendiri. “Rumah reot, kalau tanahnya bukan hak milik, maka kami tidak bisa membangunnya. Sebab, khawatirnya nanti kalau kami bangun bermasalah atau diminta oleh pemiliknya,” tandansya.

Penerima Bantuan RTLH, Asori Fahrudin mengaku sangat senang. Ia mengaku selama ini rumahnya saat musim hujan ia bersama istri dan tiga anaknya selalu kehujanan. Sebab atap rumahnya selalu bocor. “Sehingga rumah selalu basah semua dan sulit untuk tidur,” katanya.

Baca juga:  Posisi Wakil Tak Diminati

Setelah dibangun oleh Bank Mualamat, ia mengaku tidak khawatir lagi saat hujan. Ia mengaku tidak bisa membangun rumah sendiri lantaran pemasukannya sebagai buruh serabutan hanya cukup untuk kebutuhan makan. Sehari paling banyak ia bisa mengantongi Rp 30-40 ribu. (bud/bas)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya