alexametrics

Perda RTRW Mendesak Diterbitkan

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID,  KENDAL – Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo meminta DPRD Kendal untuk segera menyelesaikan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Rencana Tata Ruang dan Wilayah (RTRW) Kendal. Hal itu mengingat pembahasannya sudah terlalu molor lama.

Penyusunan Perda RTRW ini penting agar masyarakat maupun investor terutama bisa segera mendapatkan kepastian hukum. Apalagi Kendal ini menjadi wilayah strategis dengan adanya Kawasan Ekonomi Kbhusus (KEK) di wilayah Kaliwungu.

Ketua DPRD Kendal, Muhammad Makmun jika lambanya pembahasan Perda RTRW lantaran limpahan pekerjaan dari Anggota DPRD sebelumnya (2014-2019) kepada Anggota DPRD sekarang (2019-2024). Sehingga pihaknya masih harus membentuk Panita Khusus (Pansus) untuk pembahasan Raperda RTRW.

“Jadi kami akan melanjutkan pembahasan yang belum selesai dari Pansus DPRD Kendal periode sebelumnya. Deadline pengesahan Perda RTRW paling lambat yakni satu tahun sejak penyampaian substansi perubahan Perda RTRW oleh Kementrian ATR/BPN pada bulan Juli lalu. Jadi masih ada waktu untuk mengejar keterlambatan,” ujarnya, Jumat (1/11).

Baca juga:  Antisipasi Pergeseran Masyarakat Agraris ke Industri

Pihaknya mengaku tahun ini Pansus pembahasan Raperda RTRW akan terbentuk dan langsung melanjutkan pembahasan yang telah dilakukan oleh DPRD periode sebelumnya.

“Jika dimungkinkan tahun ini dapat segera kami lakukan pembahasan dan pada awal tahun 2020 sudah dapat disahkan,” ujarnya.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan jika DPRD Kendal agar jangan terlalu berbelit. “Ajukan segera kepada kami, bisa segera kami lakukan refisi yang perlu dan yang tidak. Sehingga tidak terlalu lama. Jika menemui kendala, silahkan konsultasi kami siap membantu,” tegasnya.

Gubernur akan memfasilitasi agar Perda RTRW itu nantinya bisa disahkan ke Pemerintah Pusat. “Kalau bisa minggu depan sudah bisa ditetapkan. Urusan di pusat, biar kami yang menyelesaikan. Kendal sudah terlalu lama dalam pengurusan RTRW,” tandasnya.

Baca juga:  Penataan, Tiga OPD di Kendal Digabung

Menurutnya dengan ditetapkan RTRW maka akan membuat investasi di Kendal menjadi lebih tinggi. Terlebih Perda RT RW ini menyangkut juga KEK. Sehingga calon investor bisa mendapatkan kepastian hukum. “Dengan banyaknya investasi yang masuk, otomatis lapangan pekerjaan banyak bagi masyarakat akan terbuka, sehingga kesejahteraan akan meningkat,” tambahnya. (bud/bas)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya