alexametrics

Barokallah, Ulang Tahun Mirna di Hari Santri

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, KENDAL—Ribuan santri dari berbagai pondok pesantren membanjiri Alun-Alun Kendal, Selasa (22/10). Mereka sejak pagi telah berbaris rapi untuk mengikuti upacara Hari Santri Nasional (HSN) 2019. Uniknya, para santri mengikuti upacara dengan mengenakan sandal jepit dan berpakaian ala santri. Yakni, memakai sarung bagi santri dan rok sarung bagi santriwati. Meski hanya mengenakan sarung dan sandal jepit, tapi mereka tampak khidmat mengikuti rangkaian upacara HSN 2019. Terik matahari yang menyengat tak menyurutkan mereka mengikuti upacara sampai selesai.

Usai upacara, beberapa santri unjuk kebolehan dalam bidang seni. Seperti dilakukan para santriwati dari Pondok Pesantren Az-Zahra, Kecamatan Pegandon. Para santriwati cantik itu unjuk kebolehan bermain drum band. Tak kalah menarik yang dilakukan para santri dari Pondok Pesantren Hidayatul Quran, Kaliwungu. Belasan santri memamerkan seni Pencak Silat Harimau Putih. Pencak silat ini lahir dari Kendal.

Saat melakukan demo bela diri, para pesilat Padepokan Harimau Putih membuka salam dengan gerakan jurus. Yakni, salam Harimau Putih dan salam Pagar NU dan Bangsa (Pagarnusa). Mereka memeragakan jurus-jurus Harimau Putih yang menarik untuk ditonton. Salah satunya adalah gerakan melumpuhkan lawan menggunakan senjata.

Baca juga:  Penanganan Covid-19 di Pesantren Butuh Pendekatan Khusus

Di akhir pertunjukan, para pesilat mengupas dua butir kelapa dengan gigitan, lalu memecahkannya dengan pukulan. Di dalam dua butir kelapa tersebut ternyata sudah terdapat kain putih bertuliskan ucapan selamat ulang tahun ke-38 Bupati Kendal Mirna Annisa dan selamat ulang tahun ke-27 kepada Guru Besar Harimau Putih M Tommy Fadlurrahman. Kebetulan tepat tanggal 22 Oktober kemarin, juga merupakan hari ulang tahun Mirna Annisa ke-38.

“Saya ucapkan terima kasih kepada Bupati Mirna yang telah memberikan perhatiannya selama ini terhadap para santri maupun pencak silat di Kendal. Semoga dengan even ini, pencak silat asli Kendal Harimau Putih semakin besar dan bisa menjadi bagian dari masyarakat Kendal,” kata pria yang akrab disapa Gus Tommy itu.

Upacara juga dihadiri Pengurus Cabang Gerakan Pemuda (PC GP) Ansor Kendal. Sekjen PC GP Ansor, Misbahul Munir mengatakan, momentum Hari Santri Nasional (HSN) merupakan momentum yang bersejarah yang telah ditetapkan oleh Pemerintah. “Peran serta santri dari pesantren pada zaman dulu itu nyata dan konkret,” kata Gus Munir.

Baca juga:  Sekolah di Kendal Sudah PTM 100 Persen, Kepala Sekolah: Alhamdulillah Lega

Ia juga mengatakan, seluruh jajaran PC GP Ansor Kendal sangat mendukung momentum HSN ini. Sebab, HSN merupakan pengakuan terhadap kiprah ulama dan santri tidak lepas dari Resolusi Jihad yang dikumandangkan Hadlaratus Syeikh KH. Hasyim Asy’ari, pada 22 Oktober 1945.

Ketua Forum Komunikasi Pondok Pesantren (FKPP) Kabupaten Kendal Nurul Anwar mengatakan, spirit dari momentum HSN ini perlu dibawa untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) para santri. “Untuk saat sekarang, santri tidak lagi berjuang melawan penjajah, tapi berjuang bagaimana ngajinya, belajarnya dan sekolahnya bisa lebih ditingkatkan agar menjadi kader-kader yang bisa diunggulkan untuk bangsa dan negara,” ujarnya.

Bupati Mirna Annisa mengajak kepada semua santri untuk tetap semangat dalam belajar. “Saya bersyukur sebagai orang Kendal. Karena di Kendal ini banyak tumbuh subur pesantren. Hampir di setiap kecamatan dan desa ada pondok pesantren,” katanya.

Baca juga:  Bangkitkan Budaya, Pemuda Desa Tambahrejo Gelar Festival Sewu Tumpeng

Karena itu, ia mengajak momentum HSN ini untuk jadi semangat dan kebangkitan pondok pesantren yang ada di Kendal. “Pesantren seharusnya bisa tumbuh sebagai pendidikan paling dasar untuk mendalami ilmu agama. Adab, kejujuran, keikhlasan dan semua ilmu kehidupan,” ujarnya.

Sementara peringatan ulang tahun ke-38 Bupati Mirna Annisa kemarin digelar sederhana dengan pemberian santuan kepada anak yatim dan kaum dhuafa dan tukang becak. Mirna berharap, di usianya sekarang, ia bisa terus memberikan manfaat bagi umat.
Dalam kesempatan itu, Mirna juga mendapatkan banyak ucapan. Di antaranya dari Direktur Jawa Pos Radar Semarang Baehaqi yang datang memberikan ucapan didampingi Manager Keuangan Indah Fajarwati. Mirna juga mendapatkan ucapan spesial dari anak-anak penyandang disabilitas yang bersekolah di SLB. Bupati mendapatkan kado puisi, serta suguhan tarian yang dilakukan oleh anak-anak SLB. (bud/aro)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya