alexametrics

Gudang Pabrik Tossa Nyaris Terbakar

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, KENDAL—Gudang pabrik PT Tossa Shakti di Desa Nolokerto, Kecamatan Kaliwungu, nyaris terbakar.  Setelah tumpukan ban yang berada di depan gudang terbakar.

Beruntung api belum sempat merembet terlalu jauh, sehingga tidak sampai membakar gedung. Penyebabnya, diduga ada yang membakar alang-alang di sekitar gudang dan merambat membakar tumpukan ban bekas.

Api yang membakar ilalang tersebut dengan cepat merembet karena kondisi kering akibat kemarau. Hal itu diperparah dengan hembusan angin kencang sehingga api dengan cepat merembet ke tumpukan ban bekas yang berada Gudang PT Tossa Shakti.

Asap hitam pekat membumbung dari tumpukan ban bekas di dekat gudang PT Tossa Shakti yang terbakar. Tidak ada yang mengetahui secara pasti penyebab alang alang di sekitar gudang PT Tossa ini terbakar.

Baca juga:  Butuh Waktu Tiga Jam untuk Memadamkan Kobaran Api di Toko Mebel Tiara Ambarawa

Bahkan petugas keamaman PT Tossa Shakti yang berjaga, baru menyadari adanya kebakaran setelah melihat asap hitam membumbung tinggi dari gudang. Saat dilihat tumpukan ban bekas yang berada di samping gudang terbakar dan api semakin membesar.

“Tidak tahu penyebabnya dari mana, kemungkinan memang dari ilalang yang terbakar kemudian merambat ke tumpukan ban. Tapi siapa yang memabakar ilalang tersebut kami juga tiak tahu,” jelas Kusni, petugas keamanan PT Tossa Shakti.

Pemadam kebakaran yang datang ke lokasi mencoba melokalisir api agar tidak merambat ke bangunan gudang atau pabrik.  Petugas pemadam kebakaran sempat kesulitan mendapatkan pasokan air pasalnya hidran di sekitar pabrik tidak berfungsi.

Baca juga:  Sugiono Jabat Pj Sekda Kendal

Kasi Dalops Satpol PP dan Damkar Kendal, Saeful Huda mengatakan dugaan sementara api yang membakar tumpukan ban ini dari kebakaran alang-alang di sekitar pabrik. “Penyebabnya dari pembakaran alang-alang terus merambat hingga membakar tumpukan ban. Kami sudah berulang kali mengingatkan jika membakar alang-alang atau rumput di musim kemarau diawasi karena mudah merambat,” jelasnya.

Tiga unit mobil pemadam kebakaran dari Satpol PP dan Damkar Kendal serta bantuan dari PT Asia Pasific Fiber dikerahkan untuk memadamkan kobaran api yang membakar tumpukan ban. Polisi masih memeriksa sejumlah saksi untuk mengetahui pasti penyebab kebakaran. (bud/zal)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya