Bupati Mirna Fokus Kebut Infrastruktur

368
SWAFOTO: Bupati Kendal, Mirna Annisa berfoto bersama warga Pagersari, Patean, Rabu (9/9) malam. (BUDI SETIYAWAN/RADARSEMARANG.ID)
SWAFOTO: Bupati Kendal, Mirna Annisa berfoto bersama warga Pagersari, Patean, Rabu (9/9) malam. (BUDI SETIYAWAN/RADARSEMARANG.ID)

RADARSEMARANG.ID, KENDAL – Bupati Kendal Mirna Annisa mendapatkan dukungan kembali untuk bisa bersedia maju dalam Pemilihan Bupati (Pilbup) 2020. Dukungan tersebut masyarakat merasakan perubahan selama kepemimpinan Mirna. Terutama dalam hal pembangunan berupa peningkatan dan perbaikan jalan.

Dukungan tersebut terungkap dalam Dialog elemen masyarakat usai menjalankan sholat wajib berjamaah bersama Forkopimda dan tokoh masyarakat di Masjid Ar-Rahmah Desa Pagersari, kecamatan Patean. Warga berharap Bupati Mirna dapat melanjutkan pembangunan yang telah dilaksanakan dalam era kepemimpinannya.

Dukungan tersebut disampaikan kelompok kelompok masyarakat antara lain oleh kelompok wanita Tani Melati Desa Pagersari Patean, Ulama Takmir Masjid  Ar-Rahmah maupun guru madrasah di desa setempat. Harapannya, dengan dipimpin Bupati Mirna akan semakin baik lagi.

Menjawab usulan tersebut, Bupati Mirna Annisa menyatakan bahwa saat ini, ia tengah konsen fokus menyelesaikan tugas memimpin Kendal. “Terima kasih atas dukungannya, tapi saat ini kami masih fokus untuk menyelesaikan tugas lima tahun yang telah diamanahkan rakyat Kendal,” katanya.

Mirna akan berupaya menuntaskan pelaksanaan program pembangunan infrastruktur terutama jalan yang tinggal sedikit lagi selesai. “Itu pesan dan harapan keluarga. Yakni agar saya berkonsentrasi menyelesaikan dulu tugas-tugas dari pada berpikir tentang pilbup,” akunya.

Selain itu, Sebagai seorang istri, Bupati Kendal Mirna Annisa akan selalu taat kepada pemimpin keluarganya yaitu suami. Dikatakan, hingga saat ini, suaminya AKBP Ferry Sandy Sitepu meminta agar dirinya Mirna menyelesaikan tugas sebagai Bupati lebih dulu.“Sampai saat ini, suami belum memberi sinyal apakah boleh maju dalam Pilbup lagi atau tidak. Pesan suami agar saya menyelesaikan program kerja yang  lima tahun”, tambahnya.

Penjabat Sekda Kendal, Sugiono mengatakan jika dimassa kepemimpinan Bupati Mirna, pembangunan infrastruktur terutama jalan dan jembatan sangat cepat. Bahkan, dari data Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kendal, pada saat awal Bupati Mirna menjabat tepatnya Februari 2016, Kondisi jalan di Kendal yang rusak berat mencapai 393 kilometer. Jumlah tersebut lebih dari 51 persen dari total panjang jalan di Kendal sepanjang 770 kilometer.

“Total selama tiga tahun hingga akhir 2019 ini kami menyelesaikan 325,3 kilometer. Jadi hingga akhir tahun 2019 ini, dari 770 kilometer panjang jalan di Kendal, sepanjang 702,3 kilometer sudah dalam kondisi  mantap alias baik,” Kata Sugiono yg juga menjabat sebagai Kepala DPUPR Kendal.

Artinya, kondisi jalan Kendal yang masih rusak berat hanya menyisakan 67,7 kilimeter saja. Kekurangan 67,7 kilometer yang masih rusak berat ini, akan diselesaikan di tahun anggaran 2020. “Jadi target Bupati Kendal agar 2020 jalan Kabupaten Kendal sudah baik semua, kami pastikan bisa tercapai,” tuturnya.

Tahun ini, DPUPR akan melaksanakan pembangunan jalan sepanjang 94,56 kilometer. Rinciannya, 35,44 kilometer peningkatan jalan dengan betonisasi dan pengaspalan hotmix sepanjang 59,12 kilometer. “Total tahun ini kami akan melaksanakan 95 paket pekerjaan,” paparnya. (adv/bud/bas)