alexametrics

Truk Galian C Salahi Jam Operasional

Artikel Lain

RADARSMARANG.ID, KENDAL- Truk pengangkut material Galian C yang biasa beroperasi di Kaliwungu-Boja kembali menuai keluhan warga. Pasalnya, dump truk dinilai telah melanggar jam operasional.

Yakni sedianya, truk beroperasi mulai pukul 08.00, tapi kondisi yang terjadi para sopir truk dam sudah mengangkut material tanah urugan sudah beroperasi sejak pagi pukul 06.00. Padahal pagi hari merupakan waktu untuk warga beraktivitas.

“Seperti ke sekolah, berangkat kerja maupun aktivitas kerja lainnya yang harus dikerjakan pagi hari. Sehingga yang terjadi jalan mulai dari Darupono-Gladak sepanjang empat kilometer terjadi kemacetan,” keluh Widiyanto, warga Permuhan Kaliwungu Permai.

Hal tersebut tentu saja sangat merepotkan warga. Karena semua dikejar waktu untuk dapat sampai ke tempat tujuan tepat waktu. “Seharusnya ada pengaturan dan pengawasan dari Dinas Perhubungan untuk operasional truk dam. Sehingga tidak berbarengan dengan jam pada saat aktivitas  warga,” tandasnya.

Baca juga:  Pemancing yang Hilang di Pelabuhan Kendal Ditemukan Meninggal Dunia

Kemacetan tersebut diperaparah dengan kondisi jalan Darupono-Gladak yang tengah dalam pembangunan dengan betonisasi. Sehingga hanya dari dua lajur, hanya satu lajur saja yang dapat digunakan. “Itupun harus buka tutup jalan. Jadi satu jalur digunakan secara bergantian,” tutur tokoh masyarkat ini.

Hal itulah yang menambah kemacetan pagi hari di sepanjang Jalan Kaliwungu-Boja, ruas Darupono-Gladak macet setiap pagi. “Meski hanya empat kilometer, tapi kondisi macet bisa berjam-jam,”  ujar Widi.

Apalagi, mautan atau tonase truk dam sangat melebihi. Sehingga sering terjadi kecelakaan yang tidak diinginkan. Seperti ban roda pecah, piringan ass roda rusak dan sebagainya. Sehingga mengakibatkan kemacetan jalan. “Hal tersebut mengakibatkan kemacetan semakin panjang dan lebih lama lagi,” akunya.

Baca juga:  John Paul Ivan Ajak Band Lokal Kendal Kembali Bergairah

Ia berharap kepada Dinas Perhubungan (dishub) untuk menertibkan jam operasional truk dam. Termasuk mengawasi tonase berlebih dari truk yang dikemudikan. “Jika aturannya pukul 08.00, ya mohon dipatuhi demi kenyamanan bersama,” imbuhnya.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dishub Kendal, Suharjo mengaku sudah melakukan berkali-kali memberikan peringatan kepada sopir truk dam maupun pengusaha galian C untuk mulai beroperasi pukul 08.00. “Pagi tadi sudah kami tempatkan petugas mengawasi operasional truk dam,” tandasnya.

Kepala DPUPR Kendal, Sugiono memohon maaf kepada warga masyarakat. Akibat adanya perbaikan jalan mengakibatkan perjalanan menjadi terhambat. “Kami minta kesadaran warga untuk bersabar. Sebab pembangunan jalan ini tujuannya juga untuk masyarkat sendiri,” timpalnya. (bud/bas)

Baca juga:  Polda Jateng Siapkan 320 Gerai Vaksinasi

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya