Siapkan 38 Halte Trans jateng

Koridor III Bakal Dilayani 14 Bus

868
RUTE BARU: Trans Jateng Koridor III Semarang-Demak saat ini terus digenjot persiapanya.(ADITYO DWI/RADARSEMARANG.ID)
RUTE BARU: Trans Jateng Koridor III Semarang-Demak saat ini terus digenjot persiapanya.(ADITYO DWI/RADARSEMARANG.ID)

RADARSEMARANG.ID, KENDAL – Dinas Perhubungan Jateng  mulai mempersiapkan pengoperasian Bus Trans Jateng Koridor III Semarang-Kendal. Salah satunya mempersiapkan bus yang akan beroperasi. Sebanyak 14 unit bus akan dioperasikan untuk rute perjalanan Terminal Bahurekso sampai Terminal Mangkang.

“Tahap awal nanti akan kami operasikan 14 unit bus. Dengan 38 halte yang tersebar di rute Semarang-Kendal. Untuk rute dari Semarang menuju Kendal terdapat 20 halte. Sedangkan rute kembalinya ada 18 halte,” kata Kabid Angkutan Jalan, Dinas Perhubungan Jawa Tengah Heri BS Widodo.

Pengoperasian bus Trans Jateng ini  akan dilakukan oleh operator penyedia angkutan dari Kendal. Yakni melalui Koperasi Angkutan Roda Berkah. “Unit bus yang menyediakan operator. Ada 14 unit dan saat ini sudah tersedia dan siap untuk dioperasikan,” jelasnya.

Menurutnya jika melihat panjang rute yang dilintasi dan diperkirakan banyaknya penumpang maka seharusnya jumlah unit bus yang dikerahkan sebanyak 20 bus. Ia mengatakan kedepan operator akan menambah unit bus untuk operasional bus Trans Jateng. “Dilihat dari jumlah kendaraan, maka waktu tunggu penumpang untuk menggungu datangnya bus sekitar 15 menit,” jelasnya.

Sebelum pengoperasian, pihaknya akan memberikan pendidikan dan pelatihan kepada para pengemudi dan kru perjalanan. Yakni bagaimana memberikan pelayanan yang baik dan ramah kepada penumpang bus.

Hal itu juga agar pada saat bertugas tidak menimbulkan keluhan dari masyarakat. “Kami pilih yang benar-benar berkualitas. Kami sebenarnya juga mempunyai track record para pengemudi di Kendal. Jadi sebelum dioperasikan nanti akan kami pilih yang baik dan di seleksi,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kendal, Suharjo mengatakan bahwa untuk selama ini terminal Bahurekso digunakan untuk parkir truk. Menurutnya pengoperasian rute ini akan menghidupkan geliat tranportasi di Terminal Bahurekso. “Nantinya truk tetap beristirahat di bagian belakang karena yang digunakan untuk bus hanya bagian depan saja,” tuturnya. (bud/bas)