Sembilan Sapi Terjangkit Cacing Pita

412

RADARSEMARANG.ID, KENDAL, Radar Semarang – Petugas kesehatan hewan dari Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) Kendal melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap kondisi kesehatan hewan kurban hari Raya Idul Adha. Dalam sidak tersebut, petugas menemukan sembilan sapi yang terjangkiti cacing pita.

Cacing pita tersebut kebanyakan ditemukan dalam organ sapi korban. Terutama di Hati. Terhadap penemuan tersebut, dinas meminta agar hati sapi yang sudah terjangkiti cacing pita untuk tidak dibagikan. Atau tidak dikonsumsi.

“Melainkan harus dikubur dalam-dalam. Agar tidak menyebabkan penyakit. Sebab organ yang terjangkiti cacing pita sangat berbahaya apabila dikonsumsi. Sementara daging masih tetap aman dan boleh dikonsumsi,” kata Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan pada Dinas Pertanian dan Pangan Kendal, Eko Tri Jatmiko, kemarin (11/8).

Sembilan hewan korban sapi yang terkena cacing pita di antaranya ditemukan di Kaliwungu 2 ekor, Kaliwungu Selatan 2 ekor, Kota Kendal 2 ekor, Kecamatan Patean 1 ekor dan Kecamatan Gemuh  2 ekor. “Semua telah oleh panitia telah dipisah dan dikubur,” tandasnya.

Eko Tri Jatmiko mengatakan, pihak DPP dalam penyembelihan hewan korban Idul Adha tahun ini telah menugaskan 33 petugas kesehatan hewan. Mereka ditugaskan melakukan pengecekan hewan kurban di seluruh wilayah Kendal.

Pemeriksaan dilakukan sebelum hewan korban sebelum dan setelah disembelih. “Pemeriksaan sebelum hewan disembelih dilakukan memeriksa kesehatan hewan. Yakni apakah layak disembelih atau tidak karena kondisi kesehatan,” jelasjya.

Sedangkan pemeriksaan setelah hewan kurban disembelih dilakukan untuk mengetahui daging yang akan dibagikan layak konsumsi. Terutama memastikan penyakit di bagian organ dalam tubuh hewan, seperti hati dan lidah hewan,” paparnya.

Eko Jatmiko juga mengedukasi masyarakat untuk menggunakan bungkus atau kantong plastik yang aman. Yakni jangan menggunakan pembungkus daging korban dari kantong plastik kresek berwarna hitam. “Jangan pakai plastik warna hitam karena mengandung bahan kimia yang berbahaya bagi kesehatan. Gunakan plastik kresek warna putih bening,” imbaunya.

Pemeriksaan hewan kurban juga dilakukan di Masjid Agung Kendal. Dari tujuh ekor sapi, ada satu ekor sapi yang organ hatinya mengandung cacing pita. Petugas pun meminta kepada panitia untuk membuang hati sapi yang mengandung cacing pita.

Sementara itu Ketua Panitia Idul Korban Masjid Agung Kendal, KH Chasan Ali mengatakan, pihak panitia telah menerima  tujuh ekor sapi dan tiga ekor kambing. Satu ekor kambing di antaranya merupakan korban dari Bupati Kendal Mirna Annisa. (bud/bas)