alexametrics

Baru 15 Tempat Usaha Bersertifikat Laik Sehat

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, KENDAL – Cegah keracunan, Dinas Kesehatan Kendal serukan pemilik rumah makan memperhatikan kualitas makanan dan minuman yang dijual. Pasalnya Kendal pernah mengalami Kejadian Luar Biasa (KLB) keracunan makanan tiga tahun berturut-turut.

Kasi Survelains dan Imunisasi Dinkes Kendal, M Faisol menyebutkan KLB tersebut disebabkan oleh makanan dan minuman yang tidak bersih disajikan ke masayarakat umum. sehingga banyak korban berjatuhan akibat keracunan.

“Di Kabupaten Kendal pernah terjadi KLB makanan di desa Kebonagung pada 2017, keracunan makanan SD Ngadiwarno tahun 2018, dan keracunan soto di SD Korowelang dan keracunan ikan lele di Kecamatan Brangsong pada tahun 2019. Namun semua kasus tersebut mampu kita tangani kurang dari 24 jam,” ujarnya ketika menghadiri acara Pembinaan Hygiene Sanitasi Tempat Pengelolaan Makanan dan Sosialisasi Laik Sehat.

Baca juga:  Kondisi Saksi Kunci Pembunuhan di Kendal Terus Membaik

Saat ini dari 200 tempat pengelolaan makanan yang terdaftar di Kendal, baru 15 tempat usaha yang mendapat sertifikat laik sehat. Maka dari itu pihaknya akan terus melakukan pembinaan, pengawasan dan pelatihan kepada pengelola rumah makan agar mendapatkan sertifikat laik sehat bagi produk yang dijual.

Kabid Kesehatan Lingkungan Dinas Kesehatan Jawa Tengah, Deny Setiawan menjelaskan, pemerintah Provinsi akan terus berkomitmen untuk memperhatikan dan melakukan pembinaan terhadap pengelola rumah makan sehingga konsumen akan mendapatkan makanan dan minuman yang bersih dan sehat.

“Salah satu cara kami untuk melakukan pembinaan ya dengan sosialiasi pentingnya makanan dan minuman bersih kepada pengelola usaha kuliner. Kami akan adakan merata di seluruh Kabupaten/Kota se Jateng sehingga kualitas makanan dan minuman Jateng dapat terjamin,” ujarnya.  (akm/bas)

Baca juga:  Puluhan Reklame Diturunkan Paksa

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya