alexametrics

Luas Bangunan Pasar Kaliwungu Diperkecil

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, KENDAL – Percepat pembangunan pasar baru, luas banguan Pasar Pagi Kaliwungu akan dipersempit. Pasalnya pasar baru direncanakan seluas 9.900 meter persegi saja.

Kepala Dinas Perdagangan Kendal, Subaedi menerangkan pengurusan Analisis Dampak Lingkungan (Amdal) menjadi salah satu faktor penting yang mempengaruhi pengurangan luas bangunan tersebut. Pasalnya jika bangunan pasar melebihi 10.000 meter persegi maka harus menggunakan izin Amdal dimana pengurusannya memakan waktu sekitar dua tahun. Sehingga dapat mempengaruhi waktu pengerjaan yang mengalami kemunduran.

“Kalau bangunan dibawah 10.000 meter persegi, hanya perlu mengurus izin Upaya Pengelolaan Lingkungan dan Upaya Pemantauan Lingkungan (UPL-UKL) yang waktunya lebih singkat daripada Amdal. Jadi daripada memakan waktu lama untuk pembangunan pasar baru lebih baik ukurannya diperkecil sehingga pengajuan proses pembangunan ke Kementerian PUPR dapat segera dilaksanakan,” ujarnya ketika dijumpai RADARSEMARANG.ID Rabu (7/8) kemarin.

Baca juga:  Lokalisasi GBL Hari Ini Ditutup, PSK: Sini Mas, Mampir, Mas….

Pihaknya menambahkan meskipun lebih kecil, pasar baru yang akan dibangun justru dapat menampung lebih banyak pedagang sebanyak 1.048 orang. Padahal jumlah pedagang yang terdaftar dalam daftar Disperindag hanya 923 orang. Selain itu ukuran tersebut juga tidak mengurangi fungsi fasilitas umum seperti tempat ibadah, instalasi pengelolaan air limbah, MCK, kantor pengelola, tempat parkir, gudang serta ruang bongkar muat barang yang tetap akan dibangun sesuai dengan Standar Nasional Indoensia (SNI).

“Untuk ukuran kios akan mengecil dari 5×4 menjadi 4×3. Namun semua itu sudah didiskusikan dan mendapat persetujuan dari pedagang pasar Kaliwungu. Saat ini pembangunan sedang menunggu lelang di Kementerian PUPR. Nanti jika pembangunan pasar induk mulai dillakukan, pedagang akan menepati pasar relokasi yang saat ini sedang dalam proses lelang. Kami targetkan pembangunan akan selesai Oktober mendatang,” lanjutnya,

Baca juga:  Pembangunan Pasar Darurat Lamban

Sementara itu, ketua Paguyuban Pasar Pagi Kaliwungu, Mahsun Ahmad mengaku tidak mempermasalahkan jika luas kios diperkecil. Yang terpenting pasar segera dibangun sehingga pedangang dapat segera menepati kios baru.”Yang terpenting cepat dibangun. Kami siap untuk direlokasi dan semoga pembangunan cepat selesai dan pedagang segera pindah ke pasar baru,” ujarnya.

Pedagang Pasar Pagi Ani Arofah berharap pembangunan dapat segera dilaksanakan sehingga pedagang dan pembeli nyaman dalam kegiatan jual beli.”Kami sudah menunggu lama sejak dua tahun yang lalu. semoga saja pembangunan segera terealisasi sehingga kami juga lebih nyaman dalam berdagang,” pungkasnya. (akm/bas)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya