Berikan Sensasi Berlibur ke Eropa

310
WISATA EDUKASI: Didalam gedung juga terdapat ratusan burung dari berbagai spesies. Anak-anak dipersilahkan masuk untuk memberi makan burung tersebut. (DEWI AKMALAH/RADARSEMARANG.ID)
WISATA EDUKASI: Didalam gedung juga terdapat ratusan burung dari berbagai spesies. Anak-anak dipersilahkan masuk untuk memberi makan burung tersebut. (DEWI AKMALAH/RADARSEMARANG.ID)

RADARSEMARANG.ID, RUTINITAS sehari-hari terkadang memang membuat penat. Apalagi ditambah dengan intensitas bertemu anggota keluarga yang terbatas. Tentu akan membuat sesoarang mudah merasa stres. Maka dari itu perlu untuk meluangkan waktu untuk sekedar berkumpul dan berwisata bersama keluarga.

Berwisata ke tempat yang dekat dengan fasilitas lengkap tentu menjadi pilihan. Salah satunya yakni tempat wisata River Walk. Tempat wisata yang  dibangun di atas luas tanah sekitar 1,5 hektare ini berlokasi di Jalan Veteran, desa Ngadibolo, Kecamatan Boja Kabupaten Kendal. Tempat yang baru diresmikan 2018 lalu ini dapat menjadi pilihan destinasi baru bagi keluarga untuk menikmati berbagai macam wahana yang disediakan.

Dengan lokasi strategis yang berada di pinggir jalur alternatif Kaliwungu – Boja menjadikan tempat ini gampang ditemui dan dapat diakses mudah hanya membutuhkan waktu 1 jam dari pusat Kota Semarang dan 45 menit dari alun-alun Kendal.

Ketika sampai dilokasi, pengunjung akan disambut dengan gerbang hitam megah khas istana-istana Eropa yang menjulang tinggi. Pengunjung dapat membeli tiket di loket yang berada di kanan pintu gerbang. Harga tiket sendiri untuk hari biasa sebesar Rp 50 ribu dan untuk hari libur sebesar Rp 60 ribu.

Ketika pertama kali masuk, pengunjung akan disabut oleh patung gajah yang akan menarik perhatian anak anak. Dibelakangnya terdapat kolam renang yang dilengkapi dengan wahana bermain anak seperti seluncuran, air mancur, water canon dan masih banyak lainnya.

Lia Chintia, salah satu pengunjung mengaku tujuan utama dirinya mengunjungi River Walk karena ingin berfoto pada bangunan tersebut. Dari postingan instagram yang ia lihat, tempat tersebut sangat instagramable dan mengundangnya untuk mencoba berfoto disana.

“Ini seperti di Yunani. Ada tempat duduk dan cafenya juga. Kalau pemilihan angle dan sudutnya benar bisa jadi orang lain mengira saya berada di Yunani, bukan di Boja,” ujarnya sambil tertawa.

Didalam gedung tersebut terdapat ratusan burung dari berbagai spesies. Anak-anak dipersilahkan masuk untuk memberi makan burung tersebut setelah disemprot desinfektan pada tanganya.

Jika keluar dari sangkar burung raksasa tersebut, pengunjung akan kembali disuguhi replika Kapal Nuh berukuran raksasa. Diatasnya pengunjung akan disuguhkan berbagai macam binatang yang diletakkan di kandang masing-masing. Seperti ikan langka raksasa Arapaima gigas, kucing dan kelinci. Anak-anak dipersilahkan masuk kandang kelinci dan kucing untuk memberi makan mereka dengan makanan yang disediakan petugas.

Dari atas kapal tersebut pengunjung juga dapat menikmati pemandangan hamparan sawah yang menghijau, langit yang biru dan gunung Ungaran yang menjulang tinggi ke angkasa. Tak sedikit mereka mengabadikan momen dengan berselfie berlatar belakang pemandangan tersebut. Selain itu seluruh tempat di Riverwalk juga akan terlihat dari atas kapal.

“Anak saya itu penakut. Disuruh pegang kelinci atau kucing di rumah saja takut. Tapi setelah tadi saya ajak dia kesini perlahan-lahan dia mulai berani memegang. Bahkan tadi sempat agak lama di kandang kelinci karena terlalu asyik memberi makan dan menolak untuk diajak pulang,” tambah salah satu pengunjung lainnya, Rahardyan.

Bagi pengunjung yang ingin menginap, River Walk juga menyedikan penginapan dengan kisaran harga Rp 300 – 600 ribu. Dengan fasilitas berstandar hotel pada umumnya, dapat memberikan sensasi berbeda bagi pengunjung untuk menikmati urban camp dengan pemandangan khas pengunungan dan dapat menikmati wahana yang ada tanpa dipungut biaya tambahan. (Dewi Akmalah/bas)