alexametrics

Mirna Tunggu Restu Suami

KPU Ajukan Anggaran Rp 35,7 M

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Kendal – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kendal memprediksi pertarungan Pilkada Kendal 2020 mendatang bakal ketat. Hal tersebut dilihat dari komposisi perolehan suara partai dari Pemilu legislatif 2019 yang memungkinkan skema tersebut dapat terwujud.

Divisi Teknik dan Penyelenggaraan KPU Kendal, Rochimudin menuturkan saat ini pihaknya telah menerima konsultasi dari beberapa pihak terkait mekanisme pencalonan. Namun hingga saat ini belum ada kejelasan yang serius. Selain calon dari parpol, dirinya juga melihat potensi adanya calon dari kalangan independen untuk maju dalam bursa pemilihan.

“Melihat komposisi, kami memprediksi ada lima calon termasuk dari kalangan independen pada Pilkada 2020 mendatang. Hal tersebut dilihat dengan adanya potensi perolehan dukungan sebanyak 57 ribu KTP terkumpul untuk pendaftaran calon independen,” ujarnya.

Baca juga:  Aturan Calon Perseorangan Semakin Ketat

Dirinya menambahkan untuk persiapan pilkada sendiri akan dimulai September 2019 nanti hingga pelaksanaan pada 23 September 2020 mendatang. Sedangkan untuk pembukaan pendaftaran calon akan dibuka pada kisaran Maret dan April 2020 sesuai dengan instruksi KPU.

Sementara Mirna Annisa menuturkan saat ini pihaknya belum dapat memastikan maju kembali dalam Pilkada tahun depan. Saat ini dirinya masih fokus menjalankan tugas membawa Kendal menjadi lebih baik.“Target maju Pilkada 2020 saya belum tahu. Tergantung dengan restu suami bagaimana nanti,” ujarnya.

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) selaku partai pemenang pileg 2019 kemarin siap mengajukan kader terbaik untuk menjadi calon bupati pada Pilkada 2020 mendatang Ketua DPC PKB Kendal, Muhammad Makmun menuturkan saat ini pihaknya telah mengantongi nama-nama calon bupati dan masih dalam tahap perundingan internal.”Yang jelas nama yang dicalonkan merupakan kader terbaik karena akan memimpin kendal lebih baik,” kata Makmun.

Baca juga:  Ditemani Bupati Mundjirin, Bintang Narsasi Hanya Butuh Waktu 10 Menit di TPS

Untuk mengantisipasi adanya lima calon yang maju dalam Pilkada, KPU telah mengajukan anggaran sebesar Rp 35,7 miliar. Jumlah tersebut jauh lebih banyak daripada pelaksanaan Pilkada sebelumnya yakni pada kisaran Rp 22 miliar. (akm/bas)

 

 

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya