alexametrics

Unjuk Gigi Alat Peraga Edukasi

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, KENDAL – Puluhan alat peraga edukasi dipamerkan dalam Unjuk Karya Praktik Baik Program Pintar di Pendopo Kabupaten Kendal. Diikuti oleh 24 sekolah mulai dari tingkat SD dan SMP se-Kendal, pameran tersebut bertujuan untuk mengenalkan pola ajar baru kepada siswa bahwa proses belajar mengajar tidak hanya dilakukan melalui ceramah saja namun dapat menggunakan peraga yang mengasah logika anak.

Bupati Kendal, Mirna Annisa menuturkan acara tersebut lebih efektif diterapkan pada anak untuk menyerap pelajaran. Sehingga guru juga dituntut untuk meningkatkan kompetensi diri dan kreatif untuk bersama dengan siswa mengembangkan alat peraga yang edukatif bagi mereka.

“Penerapan praktik belajar menggunakan peraga edukasi akan lebih memudahkan siswa untuk proses belajar mengajar. Sebab mereka akan diajak untuk berpikir logis dalam kegiatan belajar mengajar,” ujarnya Rabu (31/7) kemarin.

Baca juga:  Dico akan Jadikan Kendal Pusat Industri

Selain itu dirinya juga menekankan pentingnya pendidikan karakter bagi siswa khususnya SD. Dan untuk menanamkan karakter tersebut tentu perlu guru yang berkarakter. Maka dari itu pihaknya telah mengirim 1.500 guru SD guna mengikuti pelatihan pendidikan karakter guru.

Guru Madrasah Ibtidaiyah Nadhatul Ulama (MINU) 25 Curugsewu, Ina Irawati mengaku antusias mengikuti pameran tersebut. Sebab dengan acara ini pihaknya dapat memperkanalkan alat peraga yang dirancang bersama siswa kepada khalayak ramai sekaligus ajang bertukar pengetahuan dengan sekolah lainnya untuk menemukan alat peraga yang tepat bagi kegiatan belajar mengajar siswa.

“Hari ini kami membawa lima alat peraga edukasi seperti simulasi gunung berapi, simulasi gerak, alarm simulasi gempa, periskop sederhana, dan energi bunyi. Dengan kerja sama dari Tanoto Foundation, Pemkab Kendal dan sekolah, kami selaku pendidik dapat meningkatkan kualitas dengan diberikan pengajaran mengenai pembuatan alat peraga edukasi yang berguna bagi siswa,” ujarnya. (akm/bas)

Baca juga:  Terinspirasi Baju Kotor dari Sawah, Kembangkan Warna Batik dari Lumpur

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya