Penyebab Kematian Warga Boyoteluk di Sungai Sragi Pekalongan masih Misterius

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Kajen – Polisi berhasil mengungkap identitas mayat wanita yang terapung di Sungai Sragi. Korban bernama Suharti, 50, warga Desa Boyoteluk, Kecamatan Siwalan, Kabupaten Pekalongan. Polisi juga menemukan sepeda dan sandal mayat di dekat Jembatan Glodak. Meski begitu, polisi belum bisa memastikan penyebab kematian korban.

Mayat ini kali pertama ditemukan oleh Tarjuki, 55, pada Selasa (22/11) petang. Tarjuki yang seorang nelayan itu awalnya hendak menepikan perahu. Saat itu juga ia melihat mayat perempuan terapung di tengah sungai.

Saat ditemukan, mayat tersebut tanpa identitas. Kondisi tubuhnya tidak ada tanda-tanda kekerasan. Polisi baru merilis identitas mayat pada Rabu (23/11), setelah melalui proses olah TKP dan identifikasi.

Baca juga:  Mengenal Sosok Mochamad Hasan, Pelatih Persekap Kabupaten Pekalongan

“Iya, mayat atas nama Suharti, warga Boyoteluk, RT 2, RW 6, Kecamatan Siwalan,” kata Kapolsek Sragi AKP Nurcholis.

Dalam olah TKP, polisi menemukan sepeda dan sandal jepit milik korban. Dua barang itu tergeletak di utara Jembatan Glodak atau sekitar satu kilometer dari titik ditemukannya mayat.

“Antara sepeda dan sandal, jaraknya terpaut lima meter,” tambahnya.

Belum diketahui secara pasti penyebab Suharti tewas di Sungai Sragi. Juga belum ada pernyataan dari keluarganya.

“Tapi dari hasil pemeriksaan medis, tidak ada bekas luka kekerasan di tubuh korban,” ucap Nurcholis.

Kasus ini menambah daftar kasus penemuan mayat di Sungai Sragi. Sabtu (19/11) lalu, baru saja ada penemuan mayat di sungai yang sama. Tepatnya di bawah Jembatan Glodak. (nra/zal)

Baca juga:  HUT Ke-400 Kabupaten Pekalongan, Pemkab Terus Genjot Tiga Program Prioritas
Reporter:
Nanang Rendi


Baca artikel dan berita terbaru di Google News

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya