alexametrics

“Jamaah oh Jamaah” Selamati Setahun Fadia-Riswadi

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Kajen – Gerimis tak menyurutkan ribuan orang menghadiri pengajian umum di halaman pendopo rumah dinas bupati Pekalongan, Selasa (21/6) malam. Ustadz Maulana “Jamaah oh Jamaah” sebagai penceramah berhasil menghangatkan suasana dengan celotehan khasnya. Ia menyebut jamaah hadir karena peringatan setahun Fadia-Riswadi, bukan karena dirinya.

Pantauan Jawa Pos Radar Semarang, jamaah mulai berdatangan sejak pukul 17.00. Padahal pengajian dimulai pukul 20.00. Jamaah yang hadir sejak sore itu rata-rata berasal dari wilayah atas Kabupaten Pekalongan seperti Paninggaran dan Lebakbarang.”Biar dapat tempat yang enak,” kata ibu-ibu asal Paninggaran.

Pengajian umum itu merupakan salah satu rangkaian peringatan setahun kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Pekalongan Fadia Arafiq-Riswadi. Fadia mengatakan, acara itu sebagai bentuk rasa syukur.”Wujud syukur atas kepemimpinan kami yang berusia setahun,” kata Fadia.

Baca juga:  Pemkab Pekalongan Tetap Genjot IPM

Dalam sambutannya, Fadia tak berbicara banyak. Ia lebih menekankan pada apa yang telah ia dan Riswadi kerjakan selama setahun. Terutama soal tiga program prioritas yakni bidang kesehatan gratis, pendidikan, dan infrastruktur.

“Dalam setahun ini kami sudah memenuhi janji kami yakni kesehatan gratis cukup dengan menunjukkan KTP, bantuan seragam sekolah, dan perbaikan jalan lewat program Dalan Alus Rezeki Mulus,” beber Fadia.

Ustadz Maulana dengan sapa khasnya “Jamaah oh Jamaah” berhasil menghangatkan suasana. Ia memberi tausiah dan sesekali mengundang gelak tawa pengunjung.

“Lihat! Tidak ada foto saya terpampang di panggung ini. Yang ada foto bupati dan wakil bupati. Ini artinya jamaah sekalian hadir ke sini karena bupati. Bukan karena saya. Foto saya mana?” seru Ustadz Maulana dengan gaya khasnya yang disusul tawa pengunjung.

Baca juga:  Wajib Vaksin Sebelum Masuk Sekolah

Sekda Kabupaten Pekalongan Yulian Akbar mengatakan, setahun Fadia-Riswadi mestinya jatuh pada 27 Juni 2022. Namun, kata dia, Pemkab Pekalongan memulai rangkaian peringatan sejak beberapa hari sebelumnya. Dalam pengajian umum, pihaknya mengundang tiga ribu orang.

“Tapi kelihatannya yang hadir lebih dari itu. Semoga ini bentuk kecintaan masyarakat kepada pemimpinnya,” tandas Akbar. (nra/zal)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya