alexametrics

Keluarga Pastikan Kebakaran Dua Rumah di Desa Krompeng karena Musibah, Bukan Dibakar

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Kajen – Kebakaran dua rumah di Desa Krompeng, Talun, Kabupaten Pekalongan, Selasa (14/6) menyita perhatian warga. Pasalnya, unggahan di media sosial buru-buru menyebut peristiwa itu terjadi karena dibakar anggota keluarga yang mengidap gangguan jiwa. Kepolisian dan pihak keluarga mengklarifikasi itu bukan dibakar.

Kapolsek Talun Iptu Adi Agung mengatakan, berdasarkan keterangan warga dan keluarga salah satu penghuni rumah memang ada yang mengidap gangguan jiwa. Paginya, kata Agung, ia mengamuk. Orang tuanya takut dan menghampiri kerabatnya. Mereka kemudian pergi keluar rumah.

“Akan tetapi kerabatnya itu sedang memasak, pergi ketakutan tapi lupa mematikan kompor,” jelasnya.

Agung menambahkan, belum ada bukti apapun kedua rumah itu sengaja dibakar seperti yang dikabarkan di media sosial. Kedua rumah itu pun tidak ludes, hanya sebagian besar atap yang terlalap api.

Baca juga:  Bupati Fadia Beri Dua Pesan Khusus kepada Pramuka

“Rumah yang pemiliknya sedang memasak itu terbuat dari kayu. Posisinya bersebelahan dengan rumah kedua. Jadi ikut terbakar,” ucapnya.

Wartawan Jawa Pos Radar Semarang juga mendapat keterangan dari Laila, salah seorang anggota keluarga. Ia merupakan keponakan dari Maskur (yang mengidap gangguan jiwa). Ia resah dengan unggahan media sosial yang menyebut dua rumah itu dibakar.

“Tidak ada saksi yang melihat saat kejadian. Ada tetangga yang mengatakan kepada saya, ada suara ledakan. Kemungkinan besar itu dari kompor yang lupa dimatikan itu,” tegasnya.

Pemadam kebakaran segera bisa memadamkan api usai kejadian. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Kerugian ditaksir kurang lebih Rp 40 juta. (nra/zal) 

Baca juga:  Tak Kapok, Tiga Residivis Curanmor Ditembak

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya