alexametrics

Banyak OPD Belum Gunakan Blangkon

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Kajen Aplikasi Belanja Langsung Lewat Toko Online (Blangkon) belum digunakan secara maksimal oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Pekalongan. Unit Kerja Pengadaan Barang dan Jasa (UKPBJ) menyebut, baru beberapa OPD yang melakukan transaksi dan laporan pengadaan lewat aplikasi itu.

Aplikasi Blangkon diciptakan salah satunya untuk kemudahan pelacakan pembayaran. Terutama untuk keperluan audit. Namun masih sedikit OPD yang melakukan pelaporan melalui aplikasi tersebut.

“Yang sudah di antaranya Dinkes, Dinkop-UKM, Kecamatan Kajen, Dinas PU-Taru, dan Sekda,” kata Sub Ordinator UKPBJ Kabupaten Pekalongan Cipto Hadipriyatno saat rapat evaluasi di aula Setda Senin (30/5).

Ia mengungkapkan, kebanyakan pejabat mengaku kesulitan karena belum terbiasa menggunakan aplikasi itu. Padahal, kata Cipto, pihaknya siap apabila diundang untuk pelatihan.

Baca juga:  Mbolang Mencari Keindahan Curug Semburat

“OPD-OPD bilang katanya lebih rumit. Dalam rapat tadi (kemarin) ada tanya-jawab, dan kami beri solusi. Nanti kalau masih belum paham kami siap pelatihan,” ungkapnya.

Ia berharap ke depan semua OPD menggunakan aplikasi itu saat transaksi maupun laporan pengadaan barang dan jasa. “Itu juga demi efisiensi kerja karena di dalam aplikasi bisa melakukan negosiasi harga secara langsung,” tandasnya. (nra/zal)

 

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya