alexametrics

Hewan Ternak di Kabupaten Pekalongan Aman dari PMK

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, KAJEN – Hewan ternak di Kabupaten Pekalongan, hingga kini masih aman dari Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) akan melakukan monitoring, komunikasi, informasi, dan edukasi secara kontinyu.

Monitoring dan edukasi dilakukan kepada para peternak dan pedagang di pasar hewan. Seperti di Pasar Hewan Kebonagung Kajen dan Wiradesa. Hasilnya belum ditemukan PMK.

“Kami lakukan uji sampling di sana. Khususnya sapi yang datang dari wilayah timur atau luar Kabupaten Pekalongan. Hasilnya nihil,” tegas Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan DKPP Kebupaten Pekalongan drh. Mu’tasim Billah.

Kendati demikian pihaknya tetap akan meningkatkan kewaspadaan dan antisipasi. Salah satunya dengan melakukan pendampingan secara kontinyu.
“Terutama kepada peternak dan pengepul hewan ternak di wilayah Kota Santri,” imbuhnya.

Baca juga:  Empat Sapi di Gunungpati Semarang Terpapar PMK

Ia menjelaskan, PMK memang penyakit yang sangat mudah menular. Namun tak bersifat zoonosis (tidak menular ke manusia). Akan tetapi, kata dia, manusia sangat bisa menjadi carrier (pembawa virus) saat berinteraksi dengan hewan ternak.

“Karena itu peternak mesti memerhatikan biosecurity atau pembatasan keamanan lingkungan termasuk lalu lintas orang ke kandang,” pesannya. (nra/zal)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya