alexametrics

Jembatan Glotak Sudah Bisa Dilintasi

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Kajen – Jembatan Glotak kini sudah bisa dilintasi. Warga tidak perlu lagi memutar lima kilometer untuk menuju atau dari desa seberang. Jembatan yang berlokasi di Desa Blimbingwuluh, Kecamatan Siwalan, Kabupaten Pekalongan, itu sebelumnya ditutup pada pertengahan Januari lalu karena nyaris roboh.

Jembatan ini merupakan akses penting warga untuk menyeberangi Sungai Sragi Baru. Merupakan akses alternatif yang menghubungkan ke Desa Tengeng Wetan juga ke desa-desa di Kecamatan Sragi.

Alhamdulillah sejak Selasa (15/2) kemarin sudah bisa dilintasi. Perbaikan rampung sepekan setelah bupati meninjau ke sini,” kata Kepala Desa Blimbingwuluh  Riyanto, kemarin.

Selama jembatan ditutup warga mengeluh kerepotan. Anak-anak sekolah juga harus lewat jalan lain yang jarak tempuhnya lebih jauh. “Dari titik tertentu bahkan harus memutar 10 kilometer,” ucapnya.

Baca juga:  Gelontor Rp 1,3 Miliar untuk Muluskan Karangjati - Pantura

Jembatan Glotak memiliki panjang 70 meter dengan lebar 2,5 meter. Konon dibangun sejak masa pemerintah kolonial Belanda. Lantai jembatan masih menggunakan kayu. Saat itu nyaris roboh karena terjangan arus Sungai Sragi Baru. (nra/zal)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya