alexametrics

Bangun Pendapa Desa, Kenang Senopati Diponegoro

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Kajen – Pemerintah Desa Wuled, Kecamatan Tirto, kini punya pendapa. Diberi nama Pendapa Ki Wanenpati. Warga meyakini ia adalah pembabat alas (pembuka) Wuled dan salah satu senopati Pangeran Diponegoro.

Jumat (17/12) lalu Pemdes Wuled menggelar syukuran pembangunan pendapa tersebut. Menghadirkan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq dan sejumlah pejabat lain serta tokoh masyarakat.

Kepala Desa Wuled Wasduki Jazuli mengatakan, pembangunan pendapa tersebut untuk mengenang jasa Ki Wanenpati yang telah membuka Desa Wuled kala itu.

“Biar warga termasuk anak-anak tahu dan ingat jasa Mbah Wanenpati,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, Ki Wanenpati merupakan salah satu murid Pangeran Diponegoro. Ia, seperti murid-murid lain, pergi menyebar ke berbagai daerah ketika Diponegoro tertangkap. Ki Wanenpati yang tiba di Kabupaten Pekalongan membuka alas Wuled dan menjadikannya sebuah desa.

Baca juga:  Jalur Menanjak Truk Terguling

“Selain ahli strategi perang, Mbah Wanenpati ini ahli pertanian dan pemerintahan,” ujarnya.

Ia berharap dengan dibangunnya pendapa tersebut, para warga bisa meneladani semangat Ki Wanenpati. “Kami harus meniru semangat beliau,” ucapnya.

Bupati Pekalongan Fadia Arafiq menambahkan, berdirinya pendapa di tengah desa itu merupakan sebuah terobosan. Ia berpesan, pendapa tersebut harus bermanfaat untuk kegiatan-kegiatan warga.

“Misalnya untuk acara pernikahan, kegiatan vaksinasi, atau pengajian,” pesan Fadia. (nra/zal)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya