alexametrics

Mobil Masuk Parit, Pengemudi Tak di Lokasi

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Kajen – Pagi buta kemarin warga Desa Rengas, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan, heran melihat ada mobil terparkir di semak-semak parit. Lokasinya dekat Sungai Sengkarang.

Posisi mobil tersebut berada di kedalaman tiga meter dari bahu. Kondisinya rusak cukup parah. Warga makin heran karena tak mendapati si pengemudi di sekitar lokasi.

Awalnya warga tak mengetahui siapa pemilik atau pengemudi mobil Toyota Rush putih bernomor polisi G 9307 WB itu. Bahkan tak tahu secara pasti penyebab dan kapan mobil itu terperosok. Salah seorang warga Rotib, 37, mengaku baru menyadari ada mobil di parit selepas subuh. Itu pun setelah banyak warga berbondong-bondong melihat ke lokasi.

Baca juga:  Jalur Pantura Kabupaten Pekalongan Ditutup, Ratusan Kendaraan dari Arah Jakarta Putar Balik

“Ya, mungkin terperosok sekitar pukul 03.00,” perkiraannya.

Rotib akhirnya mencari informasi. Berdasarkan keterangan yang ia dapat, mobil tersebut milik Kepala Desa Coprayan, Kecamatan Tirto. Namun ia tak berani mengungkapkan penyebabnya secara pasti.

“Kalau yang saya tahu, katanya si pengemudi ini melihat seolah-olah jalan ini lebar. Padahal ini kan sempit. Sebelahnya langsung parit,” terangnya.

Jalan tersebut merupakan penghubung Desa Rengas dengan Desa Wuled , Kecamatan Tirto. Jalannya memang sempit. Hanya selebar satu badan mobil. Beberapa bulan lalu bahkan pernah ambles lantaran terkikis aliran Sungai Sengkarang.

Risqon, 35, warga Wuled, memberi kesaksian tambahan. Sekitar pukul 03.00, mobil tersebut sempat melintas di dekat rumahnya. Ia yang tengah tidur akhirnya terbangun karena mendengar suara mesin mobil meraung-raung.

Baca juga:  Sempat Terjadi Aksi Kejar-Kejaran di Tol, Tiga Debt Collector Dibekuk

“Mobil putih itu memaksa masuk jembatan gantung Wuled-Karangjati. Padahal jembatan ini kan tidak bisa dilalui mobil. Hanya untuk sepeda motor,” jelasnya.

Ia lalu menghampiri mobil tersebut dan mencoba berbicara dan menjelaskan kepada pengemudi. Namun si pengemudi malah menutup kaca jendela dan mengeraskan sound mobil. Mobil itu lalu mundur dan meluncur ke selatan, ke arah Desa Rengas.

“Pagi-pagi lalu saya lihat medsos, ada viral mobil terperosok di Rengas. Saya amati, ternyata benar itu mobil yang sempat saya tegur,” ungkapnya.

Siangnya, mobil tersebut dievakuasi. Kanit Gakkum Satlantas Polres Pekalongan Ipda Maman mengatakan, peristiwa tersebut sudah pihaknya tangani. “Tidak ada korban jiwa dan kerugian orang lain. Sudah kami tangani,” katanya. (nra/zal)

Baca juga:  Dikira Razia, PKL Matikan Lampu dan Bereskan Lapak

 

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya