alexametrics

Pemalsu Celana Jins Cardinal Terancam Lima Tahun Penjara

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Kajen – Susanto, pemalsu celana jins Cardinal terancam lima tahun penjara. Sementara Sokhibal, penjual celana palsu tersebut terancam satu tahun penjara. Kedua terdakwa ini menjalani sidang di Pengadilan Negeri Pekalongan, kemarin.

Kasus ini terbongkar bermula saat PT Multi Garmenjaya Indonesia, pemilik merek Cardinal, merasa janggal dengan grafik penjualan celana jins ternama itu di Kabupaten Pekalongan. “Grafiknya menurun drastis,” kata Staf Ahli PT Multi Garmenjaya Indonesia Sufiyanto.

Perusahaan tersebut menduga ada praktik penjualan celana Cardinal palsu di Kabupaten Pekalongan. Akhirnya, atas nama perusahaan Sufiyanto melapor ke Polres Pekalongan pada April 2021 lalu. Ia meminta polisi menyelediki dugaan tersebut.

Hanya beberapa hari sejak Sufiyanto melapor, Polres Pekalongan berhasil menangkap Sokhibal. Anggota Polres Pekalongan Galih yang hadir sebagai saksi di persidangan kemarin menjelaskan, Sokhibal tertangkap saat bertransaksi di kawasan Bebekan, Kedungwuni.

Baca juga:  Dua ASN Positif Korona, Pemkab Gencarkan Tracking

“Saat itu dia tengah menjual dua setengah lusin celana Cardinal palsu,” jelas Galih.

Usai tertangkap, Sokhibal mengaku mendapat barang palsu itu dari Susanto. Susanto merupakan warga Ulujami, Pemalang. Ketika polisi melakukan pencarian, Susanto menghilang. Ia menjadi buron. Lima bulan polisi baru bisa menangkapnya.

Dalam persidangan yang dilaksanakan secara virtual kemarin, Susanto terancam paling lima tahun kurungan atau denda paling besar Rp 2 miliar. Sementara Sokhibal terancam paling lama satu tahun penjara atau denda paling besar Rp 200 juta. (nra/zal)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya