alexametrics

Siagakan 2.500 Personel untuk Tangani Bencana

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, KAJEN – Sedikitnya 2.500 personel gabungan disiagakan untuk penanggulangan bencana di Kabupaten dan Kota Pekalongan. Personel disiagakan di dua wilayah yang rawan longsor dan banjir.

Komandan Kodim (Dandim) 0710/Pekalongan Letkol CZI Hamonangan Lumban Toruan menjelaskan, personel gabungan itu tidak hanya dari TNI. Tapi juga Polri, BPBD, PMI, unsur pemerintah, dan ormas. Baik dari abupaten maupun Kota Pekalongan.

“Kami mengampu dua wilayah, kabupaten dan kota Pekalongan. Personel kami ada ribuan, sudah kami siapkan untuk dua wilayah itu,” tegasnya usai memimpin Apel Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana Alam di Lapangan Mataram, Kota Pekalongan, Jumat (19/11).

Personel sudah mulai turun menangani beberapa bencana yang belakangan terjadi. Seperti saat jebolnya tanggul di Desa Jeruksari, Kecamatan Tirto yang merendam ratusan rumah warga. Di wilayah Kota Pekalongan, personel juga telah turun ke lokasi banjir Clumprit, Degayu.

Baca juga:  Siapkan Pelayanan Penanggulangan Bencana Merapi

Sementara itu, PJ Sekda Kabupaten Pekalongan Budi Santoso mengatakan, pihaknya telah memetakan wilayah-wilayah rawan bencana.

Ia menyebut, Kecamatan Kandangserang, Lebakbarang, Paninggaran, dan Petungkriyono rawan longsor. Sementara Kecamatan Siwalan, Tirto, dan Wonokerto rawan banjir. Pemetaan ini, kata dia, akan pihaknya jadikan dasar untuk mengambil kebijakan.

“Kami tidak memberi izin pendirian permukiman baru di wilayah-wilayah yang rawan bencana itu,” ucapnya. (nra/zal)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya