alexametrics

Desa Pegunungan Dominasi Juara Cepat Tepat PBB

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Kajen – Juara pertama lomba cepat tepat pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) Kabupaten Pekalongan tahun 2021 didominasi desa-desa di wilayah pegunungan (atas). Dari lima kategori yang dilombakan, empat di antaranya diraih desa-desa atas. Lomba diselenggarakan oleh Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD).

Penjabat (Pj) Sekda Kabupaten Pekalongan Budi Santoso mengatakan, sejak adanya lomba ini, desa-desa makin terpacu melunasi PBB tepat waktu. Sehingga membuat pendapatan daerah meningkat. “Meski dua tahun terakhir dihantam pandemi,” katanya beberapa waktu lalu.

Empat desa wilayah pegunungan yang meraih juara pertama yakni Desa Wonosido Kecamatan Lebakbarang (kategori baku PBB Rp 10 juta), Desa Songgodadi Kecamatan Petungkriyono (kategori baku PBB Rp 10-20 juta) Desa Kutorojo Kecamatan Kajen (baku PBB Rp 20-30 juta), dan Desa Simego Kecamatan Petungkriyono (baku PBB Rp 30-50 juta). Di kategori baku PBB Rp 50-100 juta diraih desa wilayah bawah, yakni Desa Kemplong, Kecamatan Wiradesa.

Baca juga:  Exit Tol Bojong Ditarget Selesai September

“Di juara 2,3, dan harapan, diiisi wilayah atas dan bawah. Kalau juara I memang didominasi wilayah atas,” jelas Budi.

Ia menambahkan, pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Pekalongan mengalami penurunan signifikan. Maka, kata dia, penarikan pajak bisa menjadi salah satu pengungkitnya.

“Camat atau kepala desa harus bisa menjadi kunci optimalisasi penarik pajak retribusi. Seperti dalam lomba ini,” ujarnya.

Rencananya, lanjut Budi, ke depan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq akan menambah kategori dalam lomba cepat tepat PBB ini. Juga akan menambah penghargaan bagi para camat dan kepala desa yang mampu mendorong pelunasan PBB dengan cepat.

“Tambahannya untuk kategori di atas Rp 100 juta,” tandas Budi. (nra/zal) 

Baca juga:  Tunggakan PBB Capai Rp 35 Miliar, Kejari Semarang Bakal Buru 36.000 Wajib Pajak

 

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya