alexametrics

Akhir 2020 hingga Agustus 2021, Sudah Tiga Primata Mati Tersengat Listrik

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Kajen – Seekor primata mati di parit, Gejlik, Kajen, Kabupaten Pekalongan. Warga menyebut karena tersengat listrik. Sebelumnya, sejak akhir 2020 hingga Agustus 2021, pegiat satwa mencatat ada tiga primata mati dengan sebab yang sama.

Primata berbulu hitam itu diduga berjenis Lutung Jawa. Warga yang menemukan tak berani mengevakuasi karena primata itu hewan dilindungi. Bangkai primata ini dibiarkan tergeletak di parit.

Kapolres Pekalongan AKBP Arief Fajar Satria mengatakan, pihaknya menerima laporan itu pada Sabtu (2/10/2021). Berdasarkan keterangan pelapor, primata itu semula muncul dari sebuah pohon.

Lalu hendak menyeberang ke pohon lain. Namun malah melompat ke trafo listrik. “Sudah langsung dievakuasi Polsek Kajen dan kami kubur di dekat Mapolres Kajen,” katanya.

Baca juga:  Positif, Tiga Pemudik Gagal Balik ke Jakarta

Kesaksian juga dinyatakan Dasio, 60, warga sekitar. Saat itu, kata dia, baru saja turun hujan. Dari halte Dasio melihat primata itu hendak menyeberang lewat jalan. Nyaris tertabrak mobil. Primata itu lalu naik kembali ke pohon. “Lalu melompat ke tiang listrik, lalu terpental jatuh,” jelasnya.

Salah seorang pegiat Swara Owa Wawan kepada Jawa Pos Radar Semarang pernah mengatakan, dalam rentang waktu akhir 2020 hingga Agustus 2021 ini, sedikitnya lima ekor primata mati. Tiga di antaranya diduga tersengat listrik.

“Semua pihak termasuk pemerintah mestinya memperhatikan kasus-kasus kematian primata seperti ini. Sebab keberadaannya kini kian langka,” ucapnya. (nra/ida)

 

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya