alexametrics

194.237 Tanah di Kabupaten Pekalongan Belum Terdaftar

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Kajen – Sebanyak 194.237 bidang tanah di Kabupaten Pekalongan belum terdaftar. Itu 34 persen dari jumlah total. Badan Pertanahan Nasional (BPN) menargetkan pada 2025 pendaftaran bidang tanah tuntas.

Kepala BPN Kabupaten Pekalongan Imawan Abdul Ghofur mengatakan, total ada 566.060 bidang tanah di Kota Santri. Yang telah terdaftar sebanyak 371.823 bidang.

“66 persen sudah terdaftar, sisanya akan kami kejar. Target 2025 selesai,” katanya usai upacara peringatan Hari Agraria dan Tata Ruang Jumat (24/9/2021).

Dalam upaya mencapai target itu, pihaknya terus bekerjasama dengan Pemkab Pekalongan. Salah satunya dengan menyosialiasikan “Loketku” ke masyarakat. Aplikasi tersebut, kata Imawan, dapat mempercepat pelayanan pendaftaran tanah.

“Kami optimistis 2025 bisa selesai. Itu aplikasi memungkinkan masyarakat melakukan pendaftaran secara mandiri lewat online,” jelasnya.

Baca juga:  BUMDes Kelola Pasar Jajanan di Tengah Sawah

Baru-baru ini Pemkab Pekalongan menyerahkan sertifikat Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) kelas warga di beberapa desa. Di antaranya di Desa Silirejo, Kecamatan Tirto, sebanyak 816 sertifikat tanah. Di Desa Kutorojo, Kecamatan Kajen, total sudah 1.309 sertifikat.

Pj Sekda Kabupaten Pekalongan Budi Santoso mengatakan, pihaknya akan ikut mendukung dan menyukseskan target BPN. Sesuai instruksi Kementerian ATR/BPN, kata dia, Pemkab Pekalongan akan berupaya menyediakan anggaran untuk pra-PTSL.

“Kami akan upayakan peringanan, bahkan penghapusan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) untuk masyarakat kurang mampu. Agar prrcepatan ini selesai,” katanya. (nra/ton) 

 

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya