alexametrics

Pekan Depan Semua SMP di Kabupaten Pekalongan Sudah Bisa PTM

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Kajen – Semua SMP negeri dan swasta di Kabupaten Pekalongan diproyeksikan mulai pembelajaran tatap muka (PTM) pekan depan. Sementara setingkat TK dan SD baru bisa ditambah 38 sekolah. Ini adalah kelanjutan dari perluasan PTM di Kota Santri.

Sejak status PPKM turun ke level 2, Kabupaten Pekalongan mulai menggelar PTM pada 6 September 2021 lalu. Kala itu baru untuk 60 sekolah (TK, SD, dan SMP). Dengan rincian 8 sekolah PTM terbatas dan 52 PTM simulasi. Antara terbatas dan simulasi, perbedaanya hanya pada kapasitas peserta di kelas.

Berjalan dua pekan hingga Senin (20/9/2021), Pemkab Pekalongan bersama satgas covid-19 mengevaluasi pelaksanaan PTM itu. Hasilnya, PTM tetap dilanjutkan dan diperluas.

Plt Kepala Dindikbud Kabupaten Pekalongan Haryanto Nugroho menjelaskan, ada dua aspek perluasan. Pertama, sekolah yang sebelumnya masuk kategori simulasi ditingkatkan ke PTM terbatas. “Jadi 52 sekolah yang semula simulasi, nanti meningkat ke PTM terbatas. Siswa yang masuk akan lebih banyak,” ucapnya.

Kedua, lanjut Haryanto, akan ditambah jumlah sekolah yang kan melaksanakan PTM. Untuk jenjang TK dan SD, akan ditambah dua sekolah dari masing-masing kecamatan. Sebelumnya hanya 19 sekolah TK dan SD. “Kami usulkan tambah 38 TK dan SD. Tentu saja yang tambahan ini nanti masih kategori PTM Simulasi,” jelasnya.

Sementara untuk SMP, kata Haryanto, yang sebelumnya hanya 19 sekolah, kali ini pihaknya mengusulkan tambahan 67 sekolah. Jika disetujui, maka pekan depan semua SMP negeri maupun swasta di yang berada di bawah naungan Dindikbud mulai PTM. “Iya, semua SMP. Pertimbangannya karena pelajar SMP hampir semua sudah vaksinasi,” tandasnya. (nra/ton) 

Menarik

Artikel Terkait

Terbaru

Lainnya

Populer

Artikel Menarik Lainnya