alexametrics

Diajak Ngobrol Bu Camat, Suntikan Vaksin Tak Terasa

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Kajen – Salah seorang siswa SMK N Gondang, Wonopringgo, Kabupaten Pekalongan Salman Al-Farisyi, mengaku tak merasakan apa-apa saat divaksin. Ia bahkan tak tahu jarum sudah dicabut dari lengannya. Katanya, itu karena ia fokus mengobrol dengan Bu Camat.

Faris yang berpostur tinggi-besar ini sejak hendak duduk untuk divaksin sudah diajak mengobrol oleh Camat Wonopringgo Tuti Haryati. Obrolan yang dibuka Tuti sederhana. Hanya menayakan alamat, anak nomor berapa, dan kelas berapa. “Saya tinggal di Gembong, Kedungwuni. Anak nomor tiga. Kelas XII,” jawab Faris berbarengan dengan petugas tenaga kesehatan (nakes) menyuntiknya.

Faris terus duduk meski penyuntikan sudah kelar. Tatapannya masih terus mengarah ke Tuti Haryati. Ia baru beranjak ketika petugas nakes memberi tahu. “Saya kira belum, ternyata sudah. Cepet sekali. Tidak terasa wong diajak ngobrol Bu Camat,” ungkap Faris.

Baca juga:  Simpel Desa, Mudahkan Administrasi hingga Pemasaran BUMDes

Tawa seisi ruangan pecah. Ada yang berteriak itu karena bu camat cantik. Ada pula yang berseru Faris tak merasa disuntik karena lengannya besar dan gempal.

Tuti mengaku sengaja melakukan itu. Menurutnya, siswa yang tampak tegang ketika akan divaksin perlu diajak ngobrol. Seperti yang ia lakukan kepada Faris. “Biar fokusnya berpindah ke obrolan,” katanya.

Cara itu terus Tuti lakukan terhadap beberapa siswa lain. Ketika harus pergi untuk urusan lain, peran Tuti digantikan seorang nakes. Total ada 929 siswa SMK Gondang Wonopringgo yang kemarin mengikuti vaksinasi. Kegiatan ini sebagai langkah persiapan menjelang pemberlakuan pembelajaran tatap muka (PTM). (nra/ton)

 

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya