alexametrics

Alihkan Fokus dari TPST ke BKS

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Kajen – Dinas Permukiman dan Lingkungan Hidup Kabupaten Pekalongan mengubur sementara rencana pembangunan Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST). Sebelumnya hanya ditunda karena anggaran dialihkan untuk penanganan covid-19. Fokus kini mereka alihkan ke teknologi pengolahan sampah Bioreaktor Kapal Selam (BKS).

Semula, pembangunan TPST dimasukkan ke dalam rencana program dinas ini sebagai upaya menangani permasalahan sampah. Pasalnya, Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Bojonglarang beberapa tahun terakhir sudah sering kelebihan volume (overload). Apalagi itu adalah satu-satunya TPA yang dimiliki Kabupaten Pekalongan.

Dinas Perkim-LH sudah mempersiapkan pembangunan TPST di Desa Kedungkebo, Karangdadap, sejak sebelum pandemi. Rencananya akan direalisasikan tahun 2020. Rencana itu gagal karena anggaran dialihkan untuk penanganan covid-19. “Karena kami tak tahu kapan pandemi berakhir, dan masih ada kemungkinan refocusing anggaran, maka saat ini sementara kami simpan dulu saja rencana itu,” kata Kabid Kebersihan dan Pertamanan dan Penerangan Jalan Umum Dinas Perkim-LH Kabupaten Pekalongan Ari Lanang Kamis (2/9/2021).

Baca juga:  Produksi Menumpuk, Ratusan Karyawan Dirumahkan

Ari menjelaskan, akhirnya pihaknya mengambil langkah lain. Memilih untuk konsen dan fokus mendampingi proyek Bioreaktor Kapal Selam (BKS). Proyek itu merupakan hasil kerjasama antara Pemerintah Desa Kedungkebo dengan pencipta BKS Muhammad Sobri asal Pati, Jawa Tengah. “Sekarang antara mereka sudah MoU untuk tahun ini dan akan berlanjut ke tahun depan,” ucap Ari.

Langkah itu, kata Ari, bukan tanpa dasar dan alasan. Teknologi BKS tak berbeda dengan TPST yang pihaknya rencanakan. Sama-sama teknologi penanganan sampah dengan model pengolahan, bukan penimbunan. Itu, tegas Ari, sejalan dengan program yang pihaknya upayakan selama ini. BKS di Kedungkebo ini dioperasikan di atas lahan seluas satu hektare. BKS bisa mengolah sampah 50 ton per hari atau sama dengan berat sampah dari lima kecamatan. (nra/ton)

Baca juga:  Relokasi TPA Bojonglarang Masih Panjang

 

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya