alexametrics


Capaian Vaksinasi Baru 9,26 Persen

Rekomendasi

RADARSEMARANG.ID, Kajen – Capaian vaksinasi Kabupaten Pekalongan hingga kini baru terealisasi 9,26 persen untuk dosis pertama. Dosis kedua baru 4,78 persen. Padahal sebelumnya, total kumulatif sudah 45 persen. Dinas Kesehatan (Dinkes) menyebut, ini karena ada tambahan jumlah sasaran.

Kepala Dinkes Kabupaten Pekalongan Setiawan Dwi Antoro mengatakan, persentase capaian vaksinasi memang terkesan turun. Dosis I masih belum mencapai 10 persen dan dosis II di bawah 5 persen. Itu karena Pemkab Pekalongan telah menambah jumlah sasaran vaksinasi. Yakni untuk remaja usia 12-17 tahun.

“Jumlah remaja sasaran vaksinasi ini ada 93.058 jiwa. Jadi otomatis persentasenya turun,” katanya kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Apalagi, kata dia, vaksinasi remaja baru dilaksanakan mulai Senin (19/7/2021). Data belum lagi direkap. Selain itu, rendahnya capaian vaksinasi ini karena sangat bergantung dengan stok vaksin. “Jadi belum semuanya bisa kami penuhi. Kami terus berupaya meminta kebutuhan jumlah vaksin langsung kepada provinsi,” ucapnya.

Pada Senin (19/7/2021), vaksinasi untuk pelajar digelar di SMA 1 Bojong dan SMKN 1 Kedungwuni. Bupati Pekalongan Fadia Arafiq mengatakan, vaksinasi Covid-19 bagi pelajar dan santri di Kabupaten Pekalongan merupakan salah satu upaya pemerintah untuk menjaga para pelajar dan santri supaya tetap sehat dan terhindar dari paparan virus Covid-19. Harapannya pembelajaran secara tatap muka dapat segera dilaksanakan, mengingat para pelajar yang sudah tidak masuk ke sekolah lebih dari satu tahun. “Vaksinasi ini bertahap, kami terapkan jemput bola ke pondok pesantren dan sekolah-sekolah seperti ini,” paparnya.

Kepala SMA Negeri 1 Bojong Bambang Wirudi mengatakan, total 627 siswa mengikuti vaksinasi. Itu meliputi semua siswa kelas XI dan XII. “Kami bagi empat gelombang,” katanya.

Beberapa hari sebelum pelaksanaan, Bambang memantau ketertarikan siswa terhadap vaksinasi melalui grup WhatsApp. Banyak yang mengaku trauma jarum suntik. Untuk menarik mereka, Bambang mengadakan lomba Twibbon. “Usai vaksin saya suruh foto terus dipasang dengan Twibbon. Yang menarik kami beri apresiasi berupa buku dan alat tulis,” jelasnya. (nra/ton)

 

Terbaru

Bentuk Jaringan Kerja Bantu Warga Isoman

Beri Dukungan sekaligus Serap Masalah PKL

Ponpes Area Komunal, Santri Jadi Prioritas

Populer

Lainnya