alexametrics

Asip Berpantun, Fadia Minta Dituntun

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Kajen – Serah terima jabatan (sertijab) bupati dan wakil bupati Pekalongan diwarnai sambutan-sambutan yang berkesan. Mantan Bupati Pekalongan Asip Kholbihi menyelipkan pantun. Sementara Bupati Pekalongan Fadia Arafiq meminta tuntunan, ide, dan masukan dari mantan-mantan bupati.

Sertijab dilaksanakan di Pendopo Kabupaten, Senin (28/6/2021). Asip Kholbihi sebagai yang pertama naik ke mimbar menyelipkan pantun dalam sambutannya. “Batang mawar penuh duri, hati-hati kena duri lagi. Pantun dikarang karena mohon diri, insyaallah lain waktu ketemu lagi,” ucap Asip berpantun.

Selesai acara Asip mengakui banyak program yang belum tuntas pada masa kepemimpinannya. Ia menyebut, itu bukan salah siapa-siapa melainkan karena kekurangannya. “Tetapi saya percaya dan meyakini, Ibu Fadia dan Pak Riswadi akan bisa melanjutkannya dengan lebih baik,” katanya.

Baca juga:  194.237 Tanah di Kabupaten Pekalongan Belum Terdaftar

Asip menyebut, program yang belum tuntas itu diantaranya revitalisasi pasar Kedungwuni dan Wiradesa. Selain itu, program penanganan banjir dan rob yang sejak pelantikannya lima tahun lalu terus digarap. Meski demikian, semua program itu sudah tampak fisiknya. “Cuma memang belum selesai. Pasar Kedungwuni sudah berdiri, pasar Wiradesa sedang proses, tanggul rob juga ini masih terus digarap,” jelasnya.

Sementara itu, Bupati Fadia Arafiq dalam sambutannya banyak berterima kasih kepada mantan-mantan bupati. Termasuk Amat Antono dan Asip Kholbihi. Fadia menyebut, kepemimpinan mereka meninggalkan catatan-catatan baik. “Pilkada sudah selesai, saya dan Pak Asip tetap sahabat. Bahkan ke depan saya akan butuh masukan dan tuntutan dari beliau. Juga Pak Antono,” kata Fadia.

Baca juga:  Layanan Berobat Gratis di RSUD Kajen Memuaskan

Dalam pidato pertama di rapat paripurna DPRD Kabupaten Pekalongan kemarin, Fadia memaparkan tiga program unggulan yang akan ia genjot mulai tahun pertama kepemimpinannya. Tiga program tersebut yakni layanan kesehatan gratis cukup dengan menunjukkan KTP, pendidikan gratis sampai SMA, dan perbaikan infrastruktur jalan. “Mulai hari ini kami akan kami persiapkan segala sesuatunya untuk program itu. Karena ini APBD 2021 sudah berjalan setengah. Paling cepat awal tahun 2022 tiga program itu baru bisa berjalan,” papar Fadia. (nra/ton) 

 

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya