alexametrics

Fadia-Riswadi Dilantik, Ganjar: Harus Siap-Siap Dadi Babune Rakyat

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Putri pedangdut legendaris A Rafiq, Fadia Arafiq resmi menjabat sebagai bupati Pekalongan periode 2021-2026. Ia dilantik bersama pasangannya, Wakil Bupati Riswadi, oleh Gubernur Jateng Ganjar Pranowo di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Kompleks Gubernuran, Minggu (27/6/2021).

Pelantikan Fadia Arafiq dan Riswadi jadi bupati dan wakil bupati Pekalongan oleh Ganjar kemarin memang tak biasa. Jika biasanya pelantikan dilaksanakan pada hari kerja, kali ini pelantikan dihelat pada hari libur. Bagi Ganjar, hal ini merupakan pengingat bahwa pejabat harus setia melayani rakyat.

“Karena pelantikannya hari Minggu, maka saya membacanya bupati dan wakil bupati Pekalongan pasti semangat. Pesan saya, bupati dan wakil bupati Pekalongan harus mau menghibahkan dirinya untuk melayani rakyat tanpa kenal hari. Harus siap-siap dadi babune rakyat (jadi pelayan rakyat) dan melaksanakan janji-janji kampanyenya,” kata Ganjar.

Dikatakan Ganjar, pelayanan yang mudah, murah, dan cepat, harus benar-benar terwujud di Pekalongan. Integritas harus benar-benar dijaga untuk mewujudkan pemerintahan yang baik. Masyarakat kecil harus dibantu, khususnya UMKM yang terdampak pandemi.

Baca juga:  Dikira Tidur, Sopir Angkot Meninggal saat Antre BBM

“Yang paling penting saya minta, jangan korupsi. Layani masyarakat dengan baik, dan mudahkan urusan mereka. Wujudnya adalah apakah mereka punya akun medsos, nomor telepon, WhatsApp yang bisa dibagi ke masyarakat dan responsif menindaklanjuti aduan. Kalau itu bisa dilakukan, maka itu akan jadi ukuran seberapa bersih dan responsifnya pemerintahan,” tegasnya.

Ganjar juga berpesan pada Fadia dan Riswadi untuk terus berupaya dalam penanganan Covid-19. Keduanya diminta memetakan data epidemologis di wilayahnya sampai tingkat RT.

“Kalau ada RT masuk zona merah, langsung lockdown. Kurangi kegiatan yang bersifat keramaian. 5 M mesti diperketat, dan 3 T harus terus digencarkan. Karena Pekalongan tidak zona merah, maka ini bagus agar dijaga. Harus waspada, karena daerah kiri kanannya sudah masuk zona merah,” pesannya.

Sementara itu, Fadia Arafiq dan Riswadi menegaskan siap melaksanakan perintah Ganjar. Keduanya berjanji akan bekerja optimal untuk melayani masyarakat Pekalongan.

Baca juga:  Tanjungsari dan Watugajah jadi Contoh PPKM Mikro

Pelantikan bupati dan wakil bupati Pekalongan dilaksanakan dengan tamu terbatas, dan menerapkan protokol kesehatan ketat. Selain digelar luring, acara juga dihelat secara daring, dan disaksikan masyarakat serta jajaran pejabat di Kabupaten Pekalongan.

Usai dilantik, jajaran pimpinan Jawa Pos Radar Semarang turut memberi ucapan selamat secara langsung. Tak hanya itu, mereka mendoakan Fadia-Riswadi bisa wujudkan Kabupaten Pekalongan Setara atau Sejahtera, Adil, Merata dan Berbudaya Gotong Royong.

“Selamat atas dilantiknya Bu Fadia dan Pak Riswadi sebagai bupati dan wakil bupati Pekalongan. Kami mendoakan semoga Bapak dan Ibu sukses membawa Kabupaten Pekalongan sejahtera, adil, dan merata,” kata Direktur Jawa Pos Radar Semarang Baehaqi sambil menyerahkan buket bunga segar kepada Fadia dan Riswadi (Dadi).

Doa yang Baehaqi rapalkan itu disambut teriakan ‘amiin’ dari seluruh pendukung pasangan Dadi yang memenuhi teras gubernuran. Fadia-Riswadi juga ikut mengucap ‘amiin’. Lalu dilanjut dengan penyerahan buket bunga dan foto bersama.

Baca juga:  Sekeluarga di Kabupaten Pekalongan Ini Terpaksa Tinggal di Emperan Rumah Tua

Bupati Fadia menerima buket bunga tersebut sambil membalas dengan ucapan terima kasih. “Terima kasih kepada Jawa Pos Radar Semarang atas ucapan dan doa ini,” ujarnya.

Hadir mendampingi Baehaqi, di antaranya Pemimpin Redaksi Arif Riyanto, Manager Iklan Sugiyanto Wiyono, Manager Keuangan Indah Fajarwati, Manager Pemasaran Yuni Ekowati, Redaktur Pelaksana Ida Norlayla, Redaktur M Rizal Kurniawan dan Pratono, serta wartawan Kabupaten Pekalongan Nanang Rendy Ahmad.

Sejumlah pejabat dan tokoh juga tampak hadir dalam acara pelantikan Fadia-Riswadi. Di antaranya, mantan Bupati Pekalongan Amat Antono, Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan Hindun, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan Sumar Rosul, Ketua DPD PAN Kabupaten Pekalongan Candra Saputra, Ketua DPD PKS Riska Yulianto, anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Pekalongan Endang, dan Sekretaris DPD Golkar Ruben.

Turut hadir pula Kapolres Pekalongan AKBP Darno, Dandim 0710/Pekalongan Letkol CZI Hamonangan Lumban Toruan, dan Asisten Bidang Pemerintahan Setda Kabupaten Pekalongan Totok Budi Mulyanto. (nra/aro)

 

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya