alexametrics

Berawal dari Mimpi Ingin Menolong Banyak Orang

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID – Fadia Arafiq baru saja dilantik sebagai bupati Pekalongan. Sebelumnya, ia adalah wakil bupati Pekalongan periode 2011-2016. Tak banyak yang tahu, ternyata itu semua Fadia awali dari mimpi ingin menolong banyak orang.

Terjun ke dunia politik tak pernah sama sekali Fadia pikirkan sebelumnya. Apalagi menjadi kepala daerah. Alih-alih berpolitik, Fadia muda justru mengawali karir di dunia tarik suara. Maklum, Fadia memang lahir dari keluarga seniman. Ia anak pedangdut legendaris Arafiq. Nama Fadia mulai melambung di dunia hiburan (entertainment) lewat lagu Cik-Cik Bum-Bum.

Kepada Jawa Pos Radar Semarang Fadia bercerita, ia tak ingat kapan mulai tertarik terhadap politik. Namun ia ingat, pernah suatu kali dalam hidupnya Fadia mengkhayal ingin menolong orang-orang di sekitarnya yang sedang kesulitan karena ekonomi.

Baca juga:  Minim Sarpras, Cabor Dayung Kabupaten Pekalongan Tetap Berprestasi

“Andai saja saya ini jadi orang yang punya kekuasaan politik, akan saya tolong orang-orang itu. Atau membuat kebijakan yang bisa mengentaskan mereka dari kemiskinan. Pasti tidak hanya mereka yang tertolong, melainkan banyak orang,” kata Fadia menirukan khayalan puluhan tahun silam itu.

Sekitar 12 tahun lalu, Fadia baru benar-benar terjun ke dunia politik. Ia masuk Partai Golongan Karya (Golkar) DKI Jakarta. Terjun ke dunia politik membawanya bertemu dengan mantan Bupati Pekalongan Amat Antono. Fadia mendapat tawaran mencalonkan diri sebagai wakil bupati Pekalongan berpasangan dengan Amat Antono pada Pilkada 2011. “Alhamdulillah, itu pengalaman pertama ikut Pilkada dan menang,” ucap perempuan kelahiran Jakarta, 23 Mei 1978 ini. (nra/ton)

Baca juga:  Kedatangan 23.000 Pemudik, Pemkab Siapkan RS Rujukan Baru

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya