alexametrics

Kakek 74 Tahun Dipukuli hingga Tewas

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Kajen – Agus Susanto, 74, tewas di toko miliknya setelah dipukuli oleh seseorang tak dikenal. Dua orang lain yang merupakan keluarga Agus juga dianiaya. Kabar di media sosial beredar ini kasus perampokan. Namun polisi menyebut, berdasarkan oleh TKP tak ada barang toko yang hilang.

Peristiwa itu terjadi di Toko Kumala pada Minggu (20/6/2021) sekitar pukul 21.30 WIB. Tepatnya di kawasan Pujasera, Kecamatan Sragi, Kabupaten Pekalongan. Tak ada warga yang memergoki peristiwa ini. Berdasarkan olah TKP dan keterangan korban selamat, pelaku terlebih dahulu menutup pintu sebelum menganiaya tiga orang di dalam toko tersebut.

Keterangan itu agaknya cocok dengan kesaksian pedagang donat yang mangkal di dekat TKP. Ia mengatakan, belakangan Toko Kumala hanya membuka satu pintu saat malam. “Biasanya saya pulang sampai kawasan Pujasera ini sudah sepi. Tetapi malam itu ndilalah saya pulang awal. Pukul 20.00 sudah pulang,” katanya.

Baca juga:  Konsep Green Office, Kantor Tak Ada Kantin dan Musala

Mendapat laporan, polisi langsung mendatangi lokasi malam itu juga. Dari olah TKP awal, polisi menyebut pelaku beraksi seorang diri (pelaku tunggal). Dari korban selamat polisi mendapat keterangan, pelaku tiba-tiba masuk lalu menutup pintu dan berkata “diam jangan teriak!”

Pertama, pelaku memukul Agus Susanto hingga tersungkur. Kemudian sasaran beralih ke Liana Wati, 62, yang merupakan adik Agus. Pelaku memukul Liana dengan tong alumunium hingga luka di kepala. Heni, 70, yang juga adik Agus hendak menolong. Saat seperti itu pelaku mengeluarkan sebuah kapak. Namun tak ia gunakan. Pelaku hanya memukul Heni tiga kali dengan tangan kosong.

“Keterangan korban, kapak itu hanya untuk menakut-nakuti,” jelas Kasatreskrim Polres Pekalongan AKP Akhwan Nadzirin.

Baca juga:  Lowongan Dokter di Kabupaten Pekalongan Tanpa Pelamar

Kapak itu tertinggal di lokasi. Kini sudah diamankan polisi. Sementara pelaku, menurut keterangan korban, usai menganiaya kabur menggunakan sepeda motor ke arah barat toko. Hingga kemarin, polisi belum bisa menyimpulkan motif kasus ini. Tim Resmob Satreskrim Polres Pekalongan, kata Akhwan, sedang berada di lapangan untuk penyelidikan.

Sementara itu, jenazah Agus Susanto sudah selesai diautopsi di RSUD Kraton kemarin. Melibatkan tim Disaster Victim Investigation (DVI) Polda Jateng. Namun hasilnya belum bisa langsung diketahui. “Kami menunggu hasil autopsi untuk mengetahui secara pasti sebab tewasnya korban. Kata tim DVI sekitar seminggu baru bisa diketahui,” kata Akhwan. (nra/ton)

 

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya