alexametrics

Dikira Kambing, Ternyata Tiga Rusa Masuk ke Permukiman

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Kajen – Tiga ekor rusa tiba-tiba melintas di genangan banjir Desa Karangjompo, Kecamatan Tirto. Warga yang tengah berada di dapur umum akhirnya menangkapnya.

Peristiwa itu terjadi Senin (8/2/2021) usai subuh. Menurut Qomarudin, 23, dua ekor rusa muncul dari arah timur Masjid Jami’ An-Nur yang halamannya dijadikan lokasi dapur umum. Pemuda setempat yang baru saja melaksanakan salat subuh kaget melihat kemunculan rusa itu.

“Kami kira kambing. Malah ada juga yang mengira anjing,” katanya kepada Jawa Pos Radar Semarang kemarin.

Penasaran, akhirnya Qomarudin dan pemuda lainnya mendekati satwa itu. “Tanpa pikir panjang kami mengejarnya lalu kami tangkap,” tuturnya.

Dua jam kemudian mereka kembali melihat seekor rusa. Kali ini datang dari arah utara masjid. “Kami kejar lagi. Berhasil kami tangkap,” ceritanya.

Baca juga:  Tutur Batik, Narasi Sejarah Batik Pekalongan

Qomarudin mengatakan, proses menangkap ketiga rusa itu tidak terlalu sulit. Hanya satu rusa yang sempat memberontak. “Lainnya gampang. Seperti sudah jinak,” ungkapnya.

Warga sempat kebingungan dari mana asal rusa itu. Kepala Desa Karangjompo Sumari menjelaskan, ketika ditelisik ternyata rusa-rusa itu datang dari tempat wisata Meduri Asri.

Meduri Asri berlokasi di Desa Tegaldowo, Kecamatan Tirto. Tidak jauh dari Karangjompo. Tempat wisata ini sudah bangkrut beberapa tahun lalu. “Sudah mendapat konfirmasi dari Meduri Asri, rusa ini dari sana,” katanya.

Pihaknya kemudian melapor ke Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA). Kemarin sore, BKSDA langsung datang ke Karangjompo. Menurut petugas Polhut BKSDA Wilayah II Endi, rusa itu sebelumnya berada di penangkaran Meduri Asri. Namun sejak Meduri Asri tutup rusa-rusa itu diserahkan ke BKSDA.

Baca juga:  Butuh Reservoir Baru untuk Melayani Pesisir

Endi menambahkan, sebelumnya pemilik Meduri Asri pernah memiliki izin penangkaran. Karena tempat wisata itu tutup, pemilik kemudian mengajukan permohonan pencabutan izin penangkaran tersebut.

“Sebenarnya sudah akan kami evakuasi tahun lalu. Tapi karena ada kendala, evakuasi belum sempat pihaknya lakukan” jelasnya.

Beruntung, rusa-rusa tersebut diamankan warga. BKSDA akan mengevakuasi rusa-rusa tersebut hari ini. “Kemudian akan kami pindahkan ke penangkaran lain atau ke lembaga konservasi,” tutupnya. (nra/lis)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya