alexametrics

Pasti dan Dadi Tak Hadir di Penetapan

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Kajen – Fadia Arafiq-Riswadi (Dadi) resmi ditetapkan sebagai pasangan calon (paslon) Bupati dan Wakil Bupati Pekalongan terpilih. Dadi resmi menang dari lawannya, Asip Kholbihi-Sumarwati (Pasti) dalam Pilkada 2020.

Dadi ditetapkan sebagai paslon terpilih oleh KPU Kabupaten Pekalongan pada Kamis (21/1/2021) dalam rapat pleno terbuka. Ketua KPU Kabupaten Pekalongan Abi Rizal mengatakan, paslon nomor urut 2 Dadi menang dengan perolehan suara sebanyak 312.556 atau 56,83 persen.

“Berita acara dan surat keputusan (SK) penetapannya sudah kami bacakan dalam rapat pleno terbuka, di hadapan perwakilan partai pengusung kedua paslon,” katanya kepada Jawa Pos Radar Semarang usai acara.

Ia menjelaskan, penetapan paslon terpilih ini dilaksanakan setelah pihaknya memastikan tidak ada sengketa atas hasil perolehan suara. Hal tersebut dibuktikan dalam Buku Registrasi Perkara Konstitusi (BRPK) dari Mahkamah Konstitusi (MK). BRPK tersebut pihaknya terima dari MK pada Rabu (20/1). “Kemudian menyusul surat resmi dari KPU RI untuk penetapan paslon terpilih. Jadi, kegiatan penetapan paslon terpilih ini sah dan resmi,” jelasnya.

Baca juga:  Setengah Jam, Tilang 65 Pengendara

Abi menambahkan, penetapan paslon terpilih ini merupakan puncak dari tahapan pilkada. Setelah ini, pihaknya hanya tinggal menyerahkan permohonan pelantikan Dadi sebagai Bupati dan Wakil Bupati Pekalongan kepada DPRD dan pemerintah daerah. “Secepatnya akan kami serahkan. Soal pelantikan, itu wewenang Kementerian Dalam Negeri,” ujarnya.

Dalam acara penetapan paslon ini, kedua paslon tidak hadir. Padahal, kata Abi, pihaknya telah mengundang mereka. “Baik Pasti maupun Dadi, keduanya tidak hadir. Yang hadir hanya perwakilan dari partai pengusung masing-masing paslon,” katanya.

Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kabupaten Pekalongan Sumar Rosul selaku perwakilan dari salah satu partai pengusung Fadia-Riswadi mengatakan, kemenangan Dadi tergolong fantastis. “Kami menang di 18 kecamatan dari total 19 kecamatan. Atau hanya kalah di satu kecamatan,” ungkapnya.

Baca juga:  Prediksi Pemilih Pemula 50 Ribu Anak

Ia menyebutkan, Dadi sudah memiliki tim transisi. Tim ini sudah bekerja dan mulai menyusun program kerja untuk kepemimpinan Fadia-Riswadi. “Tim ini juga bertugas mengawal Dadi agar kinerjanya sesuai visi dan misi,” tutupnya. (nra/ida)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya