alexametrics

Pasang EWS di Desa Bodas

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Kajen – Sesuai rencana, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pekalongan akan memasang Early Warning System (EWS) atau alat pendeteksi dini bencana di Desa Bodas, Kecamatan Kandangserang, pada Januari 2021. Rencana pemasangan akan dilakukan pekan depan. Menyusul adanya bencana tanah gerak Desember 2020 lalu.

Kepala BPBD Kabupaten Pekalongan Budi Rahardjo mengatakan, pihaknya telah mempersiapkan semuanya. “Akan kami pasang di tiga titik,” katanya kepada Jawa Pos Radar Semarang kemarin.

Tiga titik itu, lanjut Budi, sesuai kajian yang dilakukan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Jawa Tengah beberapa waktu lalu. “Yang jelas tiga titik itu adalah yang paling rawan,” ungkapnya.

Baca juga:  Jelang Tahun Baru, Razia Digencarkan, Polisi Temukan Ini

Ia mengungkapkan, yang akan dipasang ialah EWS dengan alarm atau sirine. Alat ini, jelas Budi, akan berbunyi ketika di radius tertentu terjadi tanah gerak. “Bunyi itu untuk memberi peringatan kepada warga setempat agar segera bisa mengevakuasi diri,” imbuhnya.

Sementara itu, EWS juga akan dipasang di lokasi lain. Di antaranya di wilayah atas Kabupaten Pekalongan yang rawan longsor dan tanah gerak yakni Kecamatan Paninggaran, Lebakbarang, dan Petungkriyono. “Yang untuk Bodas ini, pakai anggaran darurat. Sementara yang lain nanti pakai anggaran rutin,” jelasnya.

Ia mengimbau, masyarakat selalu waspada saat musim penghujan seperti saat ini. Pihaknya mendorong kepala desa maupun warga selalu melaporkan perkembangan-perkembangan atau tanda-tanda saat akan datangnya bencana. “Jika hujan deras selama lebih dari satu jam, masyarakat baiknya segera mengevakuasi diri ke tempat yang aman atau menghindari titik-titik rawan,” pesannya. (nra/ida)

Baca juga:  PSIS Matangkan Skema Revisi Kontrak

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya