alexametrics

Dikenal Cerdas, Begini Sosok Captain Didik di Mata Keluarga

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Kajen –  Rumah Captain Didik Gunardi di kampung halamannya Dukuh Besimahan, Desa Srinahan, RT 11 RW 04, Kecamatan Kesesi, Kabupaten Pekalongan tengah ramai kunjungan orang. Tiba di sana, Minggu (10/1/2021) siang, Jawa Pos Radar Semarang disambut Riyani, kakak ipar Captain Didik. Katanya, Kepala Desa Srinahan Keswanto baru saja dari sana.

“Kami sedang bersiap-siap akan ke Bekasi. Ke tempat tinggal adik kami Didik Gunardi,” kata Riyani siang itu.

Captain Didik Gunardi merupakan salah satu penumpang Sriwijaya Air SJ182 yang jatuh di perairan Pulau Seribu. Captain Didik juga merupakan Pilot NAM Air yang sejatinya akan bertolak ke Pontianak untuk bertugas mengambil pesawat.

Baca juga:  Kukuh, Teguh, Tangguh, Bikin Korona Lumpuh 

Jawa Pos Radar Semarang kemudian dipertemukan dengan Inda Gunawan, 58, suami Riyani atau kakak kandung Captain Didik. Gunawan yang tengah menjamu tamu, segera menemui koran ini.”Ya, Captain Didik Gunardi adik saya. Kami mendapat kabar, dia jadi korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ182,” jelasnya.

Gunawan menceritakan, keluarga Pekalongan pertama kali mendapat kabar dari istri Captain Didik di Bekasi, Ari Kartini.  Captain Didik Gunardi adalah anak bungsu dari empat bersaudara. Sementara Inda Gunawan anak sulung. Mereka lahir dari pasangan Ruslani-Genduk Suherni. Ruslani merupakan mantan Kepala Desa Srinahan dua periode.”Adik saya Didik Gunardi itu sosok paling cerdas di antara empat saudara kandungnya,” kenang Gunawan.

Baca juga:  Enam Pelanggar Prokes Reaktif

Masa kecil Captain Didik dihabiskan di Desa Srinahan. Desa ini cukup jauh dari pusat pemerintahan Kabupaten Pekalongan, Kajen. Kurang lebih 12 kilometer ke arah barat dari Kajen. Selengkapnya baca di Harian Jawa Pos Radar Semarang edisi Senin 11 Januari 2021. (nra/bas)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya