alexametrics

Sempat Mangkrak, Curug Bendo Kembali Buka

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Kajen – Sejak dirintis pada 2017, objek wisata Curug Bendo sempat vakum bahkan mangkrak. Kini objek wisata yang terletak di Desa Sidoharjo itu kembali buka dan menawarkan hasil bumi khas Kecamatan Doro.

Kepala Desa Sidoharjo Surono menjelaskan, Curug Bendo sempat mangkrak karena permasalahan modal dan akses jalan yang kurang mendukung. Pada 2020, pembangunan mulai masuk Desa Sidoharjo. Hal itu membuat kelompok sadar wisata (Pokdarwis) bersama Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) setempat kembali menghidupkan Curug Bendo.

“Sejak itu, warga yang semula patah semangat, motivasinya menggeliat lagi. Warga, pemuda, karang taruna, dan LMDH bekerjasama menghidupkan lagi wisata tersebut,” katanya Sabtu (2/1/2021).

Baca juga:  Perbaikan Jembatan Kalijambe-Pantianom Tunggu Hibah

Ia menambahkan, karena masih pandemi dan belum cukup terkenal, rata-rata pengunjung per hari baru sekitar ratusan orang. Meski demikian, kehadiran Curug Bendo diprediksi akan membangkitkan ekonomi warga setempat. “Warga nanti juga akan menjual kopi khas Dukuh Pakuluran dengan brand ‘Kopi Gunung Prabuto’. Juga ada yang jual gula semut,” ujarnya.

Bupati Pekalongan Asip Kholbihi meresmikan objek wisata ini pada Sabtu (2/1/2021) lalu. Ia mengatakan, Curug Bendo sementara hanya akan diujicoba. “Jika pandemi covid-19 sudah benar-benar berlalu, baru nanti akan dibuka secara luas,” ungkapnya.

Ia mengungkapkan, Pemkab Pekalongan berkomitmen mendorong destinasi wisata berbasis komunitas dan dikelola anak-anak muda. “Akan terus kami dorong agar lebih berdayaguna lagi sehingga bisa memberi income tambahan untuk desa,” katanya.

Baca juga:  Fondasi Terkikis, Jembatan Sibendo Ditutup

Asip turut mencoba merasakan air Curug Bendo. Menurutnya, air sangat bersih dan segar. Udara di sekitar sejuk dan alamnya masih tampak natural. Paduan air terjun dan air sungai jadi nilai tawar yang menjual dari Curug Bendo. “Ini bisa menjadi alternatif baru destinasi wisata bagi warga Kabupaten dan Kota Pekalongan, juga daerah sekitarnya,” kata Asip. (nra/ton)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya