alexametrics

Ditandai Demam dan Nyeri Sendi, Begini Ciri-Ciri Chikungunya

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Kajen – Wabah chikungunya menyerang warga Desa Kulu, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Pekalongan. Chikungunya adalah infeksi virus yang ditandai dengan serangan demam dan nyeri sendi secara mendadak.

Kemarin (29/12/2020), Jawa Pos Radar Semarang mendatangi salah satu warga yang terjangkit chikungunya, yakni Nur Hamid, 42, warga Dukuh Kulu Timur RT 02 RW 05, Desa Kulu, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Pekalongan. Ia tengah berbaring lemas di tempat tidur. Nur mencoba bangkit, tetapi tidak kuat. Akhirnya tetap berbaring.  “Sudah lima hari saya begini,” katanya, kemarin.

Awalnya ia hanya demam tinggi. Hingga 39 derajat Celsius. Beberapa saat kemudian, badannya terasa kaku dan pegal. Sendi-sendinya linu. Jari-jari kaki dan tangannya membengkak. Kini, bahkan muncul bintik-bintik merah di sekujur tubuhnya. “Ini sekarang malah sulit digerakkan. Jari tangan buat mengepal juga susah,” ungkapnya.

Baca juga:  Poliklinik Paninggaran Tunggu Izin untuk Pengobatan

Makin lama rasa kaku, pegal, dan linu di sekujur tubuhnya makin menjadi. Ia sulit bangkit, apalagi berjalan. Sekarang ia bahkan harus dipapah untuk buang air kecil dan besar. Makan juga musti disuapi.

“Saya sempat diinfus di rumah. Saat itu, masih kuat berdiri dan berjalan. Begitu infus dicabut, rasanya makin tak karuan. Sekarang hanya berbaring begini,” bebernya.

Nur Hamid bukan satu-satunya yang terjangkit. Kedua anak dan ibunya juga terkena chikungunya. Namun di antara mereka, Nur Hamid paling parah.

Anaknya, Utami Puspita Sari, 15, dan Utari Dwi Hapsari, 9, sudah sembuh total. Sementara nenek mereka, Rumbiyati, 67, kaki dan tangannya masih bengkak. Tetapi sudah bisa berdiri dan berjalan. Chikungunya hanya membelenggu mereka selama 3-4 hari.  “Saya ini yang paling akhir dan paling lama,” kata Nur Hamid.

Baca juga:  Akhir Tahun, Pemkab Demak Borong Penghargaan

Beberapa waktu lalu, Nur Hamid periksa ke dokter. Ia sudah minum obat. Namun rasa kaku dan linu sekujur tubuhnya belum mereda. “Kata dokter belakangan memang sedang banyak pasien chikungunya,” jelasnya. (nra/aro)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya