alexametrics

Terlalu Bebahaya, Jalur Sibelis Disarankan Ditutup

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Kajen – Satlantas Polres Pekalongan menyarankan jalur terjal Sibelis ditutup. Pasalnya, jalur tersebut dinilai terlalu berbahaya. Terutama bagi truk-truk bermuatan.

Jalur yang terletak di Desa Tenogo, Kecamatan Peninggaran itu memang terkenal membahayakan. Tanjakan terjal leter S ini kerap merepotkan truk-truk bermuatan yang menuju arah Banjarnegara. Seringkali truk tak kuat menanjak dan memilih putar balik.

Kasatlantas Polres Pekalongan AKP Pipit mengatakan, jalur baru Sibelis sudah selesai dibangun dan bisa digunakan. Jalur baru ini relatif landai. “Kami sarankan jalur lama ditutup. Pengguna jalan agar memilih jalur baru yang lebih aman,” katanya.

Dinas Pekerjaan Umum, Bina Marga dan Cipta Karya (BMCK) Provinsi Jawa Tengah bersama Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Pekalongan resmi membuka jalur baru itu pada Selasa (17/11) lalu. Menurut Kepala Dishub Kabupaten Pekalongan Wahyu Kuncoro, hingga kini jalur lama belum ditutup. Namun kendaraan, terutama truk, lebih memilih jalur baru. “Kami pantau setiap hari. Truk-truk lebih memilih masuk ke jalur baru,” ungkapnya.

Baca juga:  Pantura Siwalan Sudah Bebas Lubang

Ia mengaku telah menerima saran Satlantas Polres Pekalongan. Namun untuk menutup tanjakan Sibelis, pihaknya masih menunggu keputusan Dishub Provinsi Jawa Tengah. “Karena rencananya dari Dishub provinsi akan memasang rambu-rambu dalam waktu dekat. Soal saran itu memang nanti akan kami bicarakan bersama Polres Pekalongan juga,” ujarnya.

Wahyu mengatakan, pemasangan rambu-rambu dan kelengkapan lain rencananya akan dilakukan paling lambat pertengahan Desember. “Sampai sekarang kami biarkan dua jalur itu tetap dibuka. Kalau memang nanti kesepakatan jalur lama ditutup, ya nanti kami tutup,” jelasnya. (nra/ton/bas)

 

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya