alexametrics

Investasi Palsu, Ratusan Juta Raib

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Kajen – TM, 42, dibekuk Satreskrim Pekalongan. Ia terbukti menipu dengan modus investasi fiktif. Dari para korbannya, TM berhasil mengantongi lebih dari Rp 230 juta.

Jumat (27/11/2020) lalu, Polres Pekalongan sebenarnya akan menghadirkan TM dalam gelar perkara. Namun TM sakit dan tengah dirawat di rumah sakit.

Kasatreskrim Polres Pekalongan AKP Akhwan Nadzirin menjelaskan, TM menipu korban dengan mengaku memiliki usaha gula jawa. TM adalah warga Desa Parung, Kecamatan Parung, Kabupaten Bogor.

TM beroperasi dengan mendatangi korban secara acak dan door to door. Ia merayu korban untuk berinvestasi. Tiap korban ia janjikan fee sebesar 10-20 persen sebulan sekali. “Tersangka datang ke rumah, lalu menawari, dan membujuk korban untuk investasi. Ia juga membuatkan surat perjanjian untuk meyakinkan,” kata AKP Akhwan.

Baca juga:  Persiapan Ujian, Siswa Tetap Tertib Jalankan Prokes

TM sudah beroperasi di Pekalongan sejak Juni 2020. Diketahui sudah ada lima korban. Jumlah uang yang diberikan korban berbeda. Paling sedikit Rp 3 juta, paling banyak Rp 160 juta. “Modusnya terendus ketika salah satu korban curiga karena tak kunjung menerima fee,” ungkapnya.

Polres Pekalongan kini membuka posko aduan untuk kasus ini. Sebab kemungkinan jumlah korban tak cuma lima orang. “Lima orang itu hanya di wilayah Kajen. Kemungkinan ada korban dari wilayah lain,” imbuh Akhwan.

TM diringkus pada Selasa (24/11) lalu di wilayah Ciomas, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Dari tangan pelaku, Satreskrim Pekalongan menyita barang bukti berupa kuitansi penyerahan investasi dan slip transfer bank. “Jika ada warga yang merasa menjadi korban dari TM, silakan melapor ke kami,” pesan Akhwan. (nra/ton)

Baca juga:  Kejati Jateng Selamatkan Uang Negara Rp 45 M

 

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya