alexametrics

Jalur Lama Sibelis Dibuka Lagi

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Kajen – Pengerjaan Jalur lama Sibelis, Kabupaten Pekalongan selesai. Rambu-rambu lalu lintas baru akan dipasang dua minggu ke depan. Namun jalur ini sudah dibuka dan bisa dilintasi.

Jalur lama yang berada di Desa Tenogo, Kecamatan Paninggaran itu ditutup sejak 1990-an karena sering ambles. Kemudian pemerintah membuka jalur baru di sebelah timurnya. Namun ternyata jalur baru itu dinilai membahayakan.  Sering memakan korban. Banyak truk tak kuat menanjak. Lantaran jalur itu berkelok dan menanjak sangat terjal.

Pantauan Jawa Pos Radar Semarang pada Selasa (17/11/2020), pengerjaan jalur lama Sibelis sudah selesai. Dinas PU Bina Marga dan Cipta Karya (BMCK) Provinsi Jawa Tengah bersama Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Pekalongan tengah mempersiapkan pembukaan jalur itu.

Baca juga:  Baru Dua Bulan, Talut Penahan Longsor Jebol

Jelang acara, sebuah truk tak kuat menanjak di jalur Sibelis. Hingga percobaan tiga kali truk itu tetap tak kuat menanjak. “Maka dari itu jalur lama ini dibangun dan buka agar membantu truk-truk. Jalur itu terlalu terjal. Kalau sepeda motor masih mampu,” kata Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Dinas PU Bina Marga dan Cipta Karya Provinsi Jawa Tengah Sudanang di lokasi.

Ia menambahkan, pengaktifan kembali jalur lama Sibelis untuk keamanan dan kenyamanan pengguna jalan yang menghubungkan Kabupaten Pekalongan dengan Kabupaten Banjarnegara itu. Ia berharap pembukaan jalur lama Sibelis ini dapat meminimalisasi potensi kecelakaan. “Panjang jalur lama Sibelis yang Barus saja selesai dikerjakan ini 975 meter. Lebarnya 7 meter,” jelasnya.

Baca juga:  KONI Dukung Wisata Arum Jeram

Kepala Dishub Kabupaten Pekalongan Wahyu Kuncoro mengatakan, jalur itu belum dilengkapi rambu-rambu dan penerangan. Baru ada marka jalan. Pihaknya menarget, maksimal dua minggu ke depan semua selesai terpasang. “Sudah bisa dilalui. Namun kami imbau pengguna jalan tetap hati-hati. Perhatikan marka jalan saat melintas malam hari,” pesannya.

Sopir truk, Miswan, 32, mengaku senang dengan dibukanya jalur lama Sibelis. Saat di lokasi, ia tak kuat menanjak dan menyerah. Ia hendak mengirim barang dari Cirebon ke Kalibening, Banjarnegara. Beruntung, ia akhirnya dipersilakan masuk jalur lama Sibelis.

Alhamdulillah ini sudah dibuka. Saya termasuk yang pertama mencoba ini. Jalur ini akan jadi kabar gembira bagi sopir-sopir truk seperti saya,” ungkapnya. (nra/ton/bas)

Baca juga:  Berdayakan Warga, Latih Budidaya Jamur Tiram

 

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya