alexametrics

Klaster Keluarga Penyumbang Kasus Tertinggi

Menarik

Rogoh Jok Motor, Pasutri Ini Embat Uang Rp 20 Juta

RADARSEMARANG.ID, Kajen - Residivis spesialis perogoh jok sepeda motor beraksi di Kota Santri. Kali ini ia beraksi ketika hendak...

Nur Wachid: Kami Tukang Ledeng, Pelayan Masyarakat

RADARSEMARANG.ID, Kajen - Direktur Perumda Air Minum Tirta Kajen Kabupaten Pekalongan Nur Wachid menekankan kepada semua pegawainya untuk menganggap...

Kecelakaan di Tol Solo-Ngawi, Wakil Ketua Dewan Kabupaten Pekalongan Meninggal

RADARSEMARANG.ID, Kajen - Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan Nunung Sugiantoro meninggal. Mobil yang ia tumpangi mengalami kecelakaan tunggal saat...

RADARSEMARANG.ID, Kajen – Kabupaten Pekalongan saat ini masuk kategori zona merah Covid-19 dengan risiko tinggi. Klaster keluarga jadi penyumbang kasus tertinggi. Kabar ini dikonfirmasi Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pekalongan Setiawan Dwi Antoro. Ia mengatakan, itu ditetapkan satgas Covid-19 pusat per 11 Oktober 2020 lalu.

Wawan menambahkan, masuknya Kota Santri ke zona merah akibat ada lonjakan kasus yang cukup tinggi. Terutama di klaster keluarga. Baru-baru ini, ada tujuh orang dalam satu keluarga terkonfirmasi positif Covid-19. “Ini di Kecamatan Lebakbarang. Sebelumnya, kecamatan ini sama sekali tidak ada kasus,” katanya kepada Jawa Pos Radar Semarang, Kamis (15/10/2020).

Menurut Wawan, kasus di Lebakbarang tersebut menambah deretan kasus klaster keluarga atau rumah tangga. “Memang klaster ini yang paling tinggi sejauh ini,” ungkapnya.

Meski demikian, lanjut Wawan, Kabupaten Pekalongan memilik tren kesembuhan yang juga tinggi. Hingga kemarin, tercatat tingkat kesembuhan mencapai 81 persen. “Angka kematian tetap. Tidak naik tidak turun. Ada 12 orang meninggal sejauh ini,” jelasnya.

Terkait sebaran kasus per kecamatan, terbanyak masih Wiradesa. Disusul Kecamatan Bojong, Kedungwuni, dan Kajen. “Ada dua kecamatan yang masih zona hijau. Yakni Petungkriyono dan Kandangserang,” tuturnya.

Asisten I Bidang Pemerintahan Pemkab Pekalongan Totok Budi Mulyanto mengatakan, pembatasan kegiatan akan lebih diperketat menyusul zona merah. Menurutnya, kegiatan pengumpulan massa seperti pengajian, hajatan, dan sebagainya kini tidak diperkenankan. Pihaknya mengimbau masyarakat lebih menaati protokol kesehatan.

“Sebaiknya, kegiatan semacam itu sementara ditunda. Di lingkungan pemerintahan juga sudah ada protap terkait zona merah ini,” tutupnya. (nra/lis/bas)

 

Terbaru

Tantang Kreativitas Pelajar lewat Kompetisi Video Belajar

RADARSEMARANG.ID, SEMARANG– PT Astra Honda Motor (AHM) mengajak seluruh pelajar di 682 SMK mitra binaan untuk berkreasi membuat konten video yang menarik...

Perkuat Penjualan, Citra Grand Gandeng IKEA

RADARSEMARANG.ID, SEMARANG – Perumahan premium, Citra Grand Semarang kini menggandeng IKEA untuk mendongkrak penjualan. Furniture kenamaan tersebut dipilih sebagai jawaban model hunian berkelas. Marketing Manager Citra...

Sekolah Vokasi Undip Genjot SDM melalui Pusat Pelatihan Otomasi Industri

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Masih rendahnya jumlah Sumber Daya Manusia (SDM) yang terampil, dalam menguasai teknologi otomasi industri, khususnya aplikasi praktis Programmable Logic Controller (PLC),...

Priska Lydia S Pulungan, Raga di Taiwan, Hati di Salatiga

RADARSEMARANG.ID, Dosen UKSW Priska Lydia S Pulungan MM PhD (Cand) masih dalam tahap penulisan disertasi di jurusan Educational Leadership and Management Development (ELMD), National...

Melakukan Edukasi hingga Rescue Satwa Liar

RADARSEMARANG.ID, Satwa reptil masih dinilai menakutkan bagi sebagian kalangan. Reptil bak satwa aneh. Tidak lazim dipelihara. Stigma semacam ini pun menjadi pelecut Komunitas Satwa...

Populer

Sabar atas Cobaan, Tafsir Surah Al-Baqoroh 153-157

“YĀ ayyuhallażīna āmanusta'īnụ biṣ-ṣabri waṣ-ṣalāh, innallāha ma'aṣ-ṣābirīn (Hai orang-orang yang beriman, jadikanlah sabar dan salat sebagai penolongmu, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar) (QS Al...

Pendaftaran Banpres UMKM Diperpanjang

RADARSEMARANG.ID, Pekalongan – Pemerintah memperpanjang waktu pendaftaran Bantuan Presiden (Banpres) Program Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM). Pendaftaran  tahap II dibuka hingga akhir November 2020....

Wanita Perlu Berkarir

RADARSEMARANG.ID, Wanita perlu berkarir. Itu bukan tabu. Setidaknya itu yang dijalani Anis Setyaningrum saat ini. Anis - sapaan akrabnya—mengatakan, jika era emansipasi wanita haruslah...

Bangga Menjadi Agen Koran

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Saat didatangi, Nuriyanto tengah sibuk menyiapkan laporan akhir bulan penjualan koran. Rumahnya di Jalan Gaharu Utara 74 A, Kelurahan Srondol Wetan...

Usir Bosan ke Toko Buku

RADARSEMRANG.ID, Banyak hal yang bisa dilakukan ketika mood seseorang sedang tidak stabil. Misalnya, dengan makan coklat, olahraga hingga traveling. Salah satu dara muda yang...

Random

UIN Gandeng 21 Negara, Kembangkan Pendidikan Adaptif

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang berusaha mengembangkan model pembelajaran yang adaptif dengan pandemi Covid-19....

Buka Layanan Malam di Pusat Keramaian

RADARSEMARANG.ID, Pemalang – Polres Pemalang kembali berinovasi dalam meningkatkan pelayanan. Kali ini layanan administratif malam hari di pusat keramaian. Seperti yang dilakukan di Alun-Alun...

Manfaatkann Wifi Pasar

RADARSEMARANG.ID, SEJUMLAH siswa SD Barusari 01 belajar di lantai Pasar Bulu,Kota Semarang,Jumat (3/1/2020).Kondisi Pasar Bulu siang hari sudah sepi, Pasar dengan fasilitas modern dan...

Mendag dan Gubernur Cek Penerapan Prokes

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Menteri Perdagangan (Mendag) RI Agus Suparmanto dan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo melakukan kunjungan ke Pollux Mall Paragon Semarang, Kamis (15/10/2020). Kunjungan...

Kumpulkan Empat Medali Emas

RADARSEMARANG.ID, SEMARANG, - Prestasi siswa kelas V SDN Padangsari 01 Banyumanik San Ghany Putro Kusumo, patut diapresiasi. Siswa ini merupakan atlet taekwondo berprestasi di...

Lainnya