alexametrics

DPRD Kabupaten Pekalongan Tolak Teken Nota Kesepahaman

Baca Lainnya

Korban Dibunuh di Tepi Sungai, Motornya Dibawa Kabur

RADARSEMARANG.ID, Kajen -  Kasus pembunuhan Itang Subechi oleh tersangka Muhamad Faozi alias Aji direka ulang. Diketahui, tersangka menggiring korban...

Pindah ke Jepara, Kapolres Bawa Vespa Kesayangan

RADARSEMARANG.ID, Kajen - Pindah tugas ke Kabupaten Jepara, AKBP Aris Tri Yunarko angkut vespa kesayangannya. Aris Tri Yunarko kini...

Talud 20 Meter Longsor Timpa Kandang Sapi

RADARSEMARANG.ID, Kajen - Talud SD Negeri Kaliombo, Kecamatan Paninggaran longsor. Longsoran talud setinggi 20 meter dan lebar kurang lebih...

RADARSEMARANG.ID, Kajen – Dewan Perwakilan Daerah (DPRD) Kabupaten Pekalongan menemui massa aksi penolak RUU Cipta Kerja (Omnibus Law) Rabu (14/10/2020). Namun Dewan tak mau buru-buru meneken nota kesepahaman dari demonstran tentang penolakan RUU tersebut.

Massa aksi berjumlah kurang lebih 150 orang tiba di Kantor DPRD Kabupaten Pekalongan sekitar pukul 12.15. Massa yang seluruhnya merupakan kader Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Pekalongan itu melakukan long march dari titik Kilometer 0 Kajen. Mereka menuntut pengesahan Omnibus Law dicabut.

Tiba di depan kantor DPRD, massa berorasi. Aksi berjalan damai tanpa ada kericuhan. Tak lama, DPRD menerima mereka. Perwakilan massa dipersilakan masuk melakukan audiensi.

“RUU Cipta Kerja atau Omnibus Law cacat secara formil maupun materiil,” kata Ketua PC PMII Pekalongan Wisnu Wardana.

Menurutnya, secara formil DPR RI menabrak tiga azas dalam penyusunan naskah RUU tersebut. Yakni azas kejelasan rumusan, keterbukaan, dan kedayagunaan. DPR RI terkesan tergesa-gesa dan mengebut pengesahan RUU tersebut dan tidak partisipatif.

Dari segi materiil, lanjut Wisnu, pihaknya menyoroti banyak pasal yang akan merugikan rakyat. Di antaranya bab agraria, ketenagakerjaan, dan pendidikan.  “Misalnya klaster pendidikan, dalam RUU itu akan berpotensi membuat pendidikan menjadi komoditi usaha. Ini akan kontradiktif dengan cita-cita negara,” jelasnya.

Audiensi berlangsung kurang lebih dua jam. DPRD Kabupaten Pekalongan menerima aspirasi dan masukan massa. Terkait RUU itu, mereka belum bersikap dan masih mengikuti dinamika di pusat. “Kami terima aspirasi massa dan akan kami teruskan ke DPR RI. Namun untuk nota kesepahaman akan kami kaji terlebih dahulu. Belum kami tandatangani,” kata Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan Hindun.

Pihaknya juga akan mengkaji kembali RUU Cipta Kerja di tingkat DPRD. Selanjutnya akan mengadakan rapat alat kelengkapan pimpinan untuk menindaklanjuti masukan massa. (nra/ton/bas)

 

Terbaru

‎Imbas Covid, Pemerintah tak Ingin Banyak Buruh Di-PHK

RADARSEMARANG.ID, JAKARTA - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida ‎Fauziyah menerbitkan surat edaran yang isinya adalah mengatur tentang penetapan upah minimum...

Tak Sepakat Omnibus Law, Uji Materi ke MK Lebih Tepat

RADARSEMARANG.ID, JAKARTA - Aksi massa menolak Undang-Undang Omnibus Law patut diapresiasi karena itu hak warga negara. Tapi, akan lebih baik mengajukan uji materi ke...

TKSK Bagikan Masker dan Hand Sanitizer untuk Warga Pesisir

RADARSEMARANG.ID, Demak - Para aktivis yang tergabung dalam Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Kabupaten Demak, Selasa (27/10/2020) kemarin, mendistribusikan bantuan paket sembako untuk 250...

PT Pos Patuhi Prokes Salurkan BST

RADARSEMARANG.ID, Demak - Penyaluran bantuan sosial tunai (BST) yang dilaksanakan PT Pos Indonesia Kabupaten Demak tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes). Bantuan dari Kementerian Sosial...

Cek Suhu dan Rapid Test di 17 Rest Area

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Polda Jateng memantau ketat setiap pengendara mobil yang melintasi ruas jalan tol dan masuk ke-17 rest area di wilayah Jateng. Bahkan,...

Populer

Sabar atas Cobaan, Tafsir Surah Al-Baqoroh 153-157

“YĀ ayyuhallażīna āmanusta'īnụ biṣ-ṣabri waṣ-ṣalāh, innallāha ma'aṣ-ṣābirīn (Hai orang-orang yang beriman, jadikanlah sabar dan salat sebagai penolongmu, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar) (QS Al...

Pendaftaran Banpres UMKM Diperpanjang

RADARSEMARANG.ID, Pekalongan – Pemerintah memperpanjang waktu pendaftaran Bantuan Presiden (Banpres) Program Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM). Pendaftaran  tahap II dibuka hingga akhir November 2020....

Bangga Menjadi Agen Koran

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Saat didatangi, Nuriyanto tengah sibuk menyiapkan laporan akhir bulan penjualan koran. Rumahnya di Jalan Gaharu Utara 74 A, Kelurahan Srondol Wetan...

Wanita Perlu Berkarir

RADARSEMARANG.ID, Wanita perlu berkarir. Itu bukan tabu. Setidaknya itu yang dijalani Anis Setyaningrum saat ini. Anis - sapaan akrabnya—mengatakan, jika era emansipasi wanita haruslah...

Usir Bosan ke Toko Buku

RADARSEMRANG.ID, Banyak hal yang bisa dilakukan ketika mood seseorang sedang tidak stabil. Misalnya, dengan makan coklat, olahraga hingga traveling. Salah satu dara muda yang...

Random

Belajar Serat Wulangreh Durma Asyik melalui Disco Tas Nani

RADARSEMARANG.ID, SERAT Wulangreh merupakan materi pembelajaran bahasa Jawa di tingkat SMP. Materi ini dipelajari dari kelas VII, VIII maupun IX, namun dengan pupuh...

Serunya Belajar Kerjasama Ekonomi Internasional Lewat TTS.

RADARSEMARANG.ID, Setiap negara mempunyai keadaan alam serta sumber daya manusia yang berbeda-beda. Oleh karenanya tidak semua negara dapat memenuhi kebutuhannya sendiri. Faktor inilah yang...

Pahami Materi Pesawat Sederhana dengan Strategi Pembelajaran Aktif Tipe Prediction Guide

RADARSEMARANG.ID, Pendidikan adalah proses menumbuh kembangkan potensi sumber daya manusia melalui kegiatan pembelajaran. Kegiatan pembelajaran diselenggarakan pada semua jenjang pendidikan dasar 9 tahun. Pengajaran...

Pandemi, Stok Darah PMI Menipis 50 Persen

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Selama pandemi Covid-19, beberapa masyarakat Kota Semarang takut melakukan donor darah. Padahal PMI Kota Semarang selalu menerapkan protokol kesehatan secara ketat...

Dukung Pencegahan Korona, JNE Berikan Diskon 50 Persen Pengiriman Masker

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Sebagai bentuk kepedulian dan dukungan program pemerintah dalam menanggulangi penyebaran virus Covid-19, JNE memberikan diskon 50 persen khusus kiriman masker. Program ini...

Lainnya