alexametrics

Bulog Siapkan 10 Ribu Ton Beras untuk Lanjutan Bansos

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Kajen – Bulog memastikan ketersediaan beras untuk bantuan sosial (bansos) di Kabupaten Pekalongan aman. Bulan depan, Bulog sudah menyiapkan 10 ribu ton beras untuk melanjutkan penyaluran bansos.

Kepala Cabang Bulog Pekalongan Arie Apriansyah mengatakan, penyaluran beras untuk bansos di Kabupaten Pekalongan sampai pada bulan ini baru terealisasi 17 persen dari total 1200 ton. Itu dilaksanakan dengan mekanisme dua alokasi. Yakni satu keluarga penerima manfaat (KPM) menerima dua karung beras.”Bulan ini kami laksanakan dua alokasi sekaligus. Satu karung beras 15 kilogram. Jadi per KPM menerima 30 kilogram,” katanya Selasa (29/9/2020).

Bulan depan, lanjut dia, penyaluran akan dilanjutkan. Ia memastikan ketersediaan beras yang akan disalurkan aman. “Insyaallah bulan depan selesai 100 persen. Kami sudah menyiapkan 10 ribu ton sebagai tambahannya,” ujarnya.

Baca juga:  Hangat dan Tetap Fashionable

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia Muhadjir Effendy meninjau Gudang Bulog Bondansari, Kabupaten Pekalongan kemarin. Dari hasil tinjauannya, ketersediaan beras di gudang bulog tersebut aman dan siap disalurkan untuk bansos. “Hanya saja tadi saya cek masih ada yang beratnya kurang sedikit. Belum pas. Saya sudah perintahkan pihak bulog untuk memastikan lagi. Per karung harus 15 kilogram,” katanya.

Selain meninjau ketersediaan, Muhadjir Effendy juga meninjau kualitas beras yang akan disalurkan. Menurutnya, sesuai perintah Presiden Jokowi, beras bansos harus kelas medium berjenis IR lokal. Agar beras petani lokal dibeli bulog dan ekonomi mereka terangkat. Penyaluran bansos harus langsung ke penerima. Penyalur harus menjamin itu. “Tidak boleh dititipkan di satu titik. Harus langsung ke penerima,” jelasnya. (nra/ton/bas)

Baca juga:  Dewan Catat 37 Toko Modern Langgar Perda

 

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya