alexametrics

Sawah 51,99 hektare Gagal Panen

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Kajen – Sawah seluas 51,99 hektare di Desa Bojongkenang, Kecamatan Kandangserang, gagal panen pada 2019 akibat kekeringan. Karena itu, 109 petani mengklaim Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) mereka pada Rabu (6/8/2020) lalu.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Pekalongan Siswanto mengatakan, klaim yang petani peroleh cukup untuk menutup biaya garap. Total klaim AUTP petani Bojongkenang senilai lebih dari Rp 300 juta.”Apabila gagal panen, petani akan mendapat sekitar Rp 6 juta per hektare dari klaim AUTP mereka,” katanya Kamis (6/8/2020).

DKPP memang menjalin kerjasama dengan PT Jasindo dalam mengadakan AUTP. Dalam catatan DKPP, tahun ini total ada 8.654 hektare sawah di Kabupaten Pekalongan yang diasuransikan dalam AUTP. “Satu hektare preminya hanya Rp 36 ribu. Mestinya Rp 180 ribu, namun pemerintah menyubsidi Rp 144 ribu,” katanya.

Baca juga:  Pohon Tumbang, Lalin Jalan Raya Kutosari Tersendat Dua Jam

Kepala Desa Bojongkenang Tumiyati menyampaikan, tiap musim kemarau sawah di desanya rawan gagal panen. Sebanyak 123 hektare sawah di desa itu masih mengandalkan air hujan. Hanya sekitar 25 hektare sawah yang sudah menggunakan irigasi teknis. (nra/ton/bas)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya