Jendela Dibuka, Pendingin Ruangan Dikurangi

141
Pegawai Pemerintahan Kabupaten Pekalongan sedang membuka jendela sebelum rapat EPPD dimulai, di aula Setda Kabupaten Pekalongan, Senin (27/7/2020). (Nanang Rendi Ahmad/Jawa Pos Radar Semarang)

RADARSEMARANG.ID, Kajen – Ada kebiasaan baru di seluruh kantor Pemerintahan Kabupaten Pekalongan. Saat menggelar rapat, jendela harus terbuka dan tak banyak menggunakan pendingin ruangan.

“Sekarang rapat-rapat di kantor dilaksanakan dengan keadaan jendela terbuka. Penggunaan pendingin ruangan (AC) dikurangi,” kata Bupati Pekalongan Asip Kholbihi kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Hal itu dilakukan karena melihat perkembangan persebaran Covid-19 di Kabupaten Pekalongan. Membuka jendela dan mengurangi AC saat rapat dijadikannya sebagai upaya prefentif mengurangi penularan Covid-19.

“Agar sirkulasi ruangannya baik. Karena perkembangan terakhir mengatakan kantor bisa menjadi klaster baru penyebaran Covid-19,” ucapnya.

Asip berharap upaya prefentif ini dilakukan di seluruh kantor pemerintahan. Upaya ini sudah dilakukan saat rapat evaluasi penyelenggaraan pemerintahan dareah (EPPD) di aula Setda Senin (27/7). Semua jendela ruangan itu dibuka dan hanya beberapa pendingin ruangan yang dinyalakan.”Ini harus menjadi kebiasaan di seluruh kantor pemerintahan,” tegas Asip. (nra/lis/bas)