Buka Jalur Terisolasi, Bangun Jalan Rp 548 Juta

Sekda Kabupaten Pekalongan Mukaromah Syakoer bersama TNI sedang menabur kerikil dalam pembukaan TMMD Sengkuyung Tahap II di Desa Tlogopakis, Petungkriyono Selasa (30/6/2020). (Anang Rendi Ahmad/Jawa Pos Radar Semarang)

RADARSEMARANG.ID, Kajen – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pekalongan bangun jalan sepanjang 2.520 meter untuk memudahkan akses ke Desa Tlogopakis, Kecamatan Petungkriyono. Pembangunan jalan tersebut sebagai program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung tahap II.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pekalongan Mukaromah Syakoer menyampaikan, pembangunan jalan itu sejalan dengan komitmen Pemkab yang ingin memperbaiki infrastruktur jalan sampai ke desa-desa. Tujuannya, dapat menjadi stimulus pertumbuhan ekonomi.

“Petungkriyono merupakan salah satu daerah yang potensial. Maka kami bersama TMMD berupaya memberi kemudahan akses. Dana pembangunan jalan ini sebesar Rp 548 juta,” katanya kepada Jawa Pos Radar Semarang, Selasa (30/6/2020).

Perwira Penghubung Mayor Inf Laendah mewakili Dandim 0710 Pekalongan menyampaikan, pembangunan jalan tersebut sebagai bentuk upaya percepatan pembangunan di daerah dan meningkatkan taraf hidup masyarakat.

“Petungkriyono terletak di ujung selatan Kabupaten Pekalongan. Masyarakatnya butuh akses jalan yang baik untuk kegiatan, terutama ekonomi,” ucapnya.

Terpisah, Bupati Pekalongan Asip Kholbihi mengatakan, pada tahun ini pembangunan dan perbaikan infrastruktur jalan akan mencapai 95 persen lebih. Hanya kurang dari 5 persen jalan yang menjadi kewenangan Pemkab Pekalongan masih buruk. “Dengan terbukanya jalur-jalur terisolasi seperti Petungkriyono  akan memperkokoh pertumbuhan ekonomi. Sebab jalur produksi  daerah penghasil ke daerah pemasaran bisa lebih mudah dan cepat. Ini akan mengurangi faktor kerugian para petani-petani di Petungkriyono,” tutupnya. (nra/lis/bas)





Tinggalkan Balasan